Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit beresiko tinggi pada anak.
Bersama kita bisa meringankan beban mereka dan berbagi keceriaan.

Kegiatan Terkini

Selamat pagi Sahabat Taufan,

Kami akan memulai sebuah kampanye baru untuk menyemangati seorang pejuang cilik dampingan kami yang bernama Ardhana.

Kamu bisa turut menyemangati Ardhana dengan cara mengirimkan foto diri atau video dengan tulisan #ArdhaKamuBisa ke email: info@komunitastaufan.org dengan subject: #ArdhaKamuBisa.

Foto atau video kamu, ditunggu sampai tanggal 5 Agustus 2016 ya. Mohon bantuannya untuk menshare ke teman-teman yang lain agar lebih banyak yang ikut membantu. Foto dan video kalian nantinya akan dikumpulkan menjadi sebuah video yang insyaAllah menjadi bekal semangat untuk Ardha dan keluarga dalam menjalani hari-harinya.

Ardhana adalah seorang remaja cantik berusia 15 tahun. Beliau terdiagnosa Leukemia sejak usia 8 tahun.

Saat itu, Ardha, begitu panggilannya, terdeteksi dengan dengan gejala wajah pucat karena HB-nya 2,2 saja. Setelah dilakukan pemeriksaan BMP pertama, beliau sudah divonis menderita Leukemia akut dan langsung menjalani perawatan kemotrapi pada bulan Juli 2009 sampai dengan 2011.

Tanpa disangka pada akhir 2012 Ardha kembali sakit dengan gejala pucat disertai badan pegal-pegal, kakinyapun tidak bisa berjalan. Hasil pemeriksaan BMP selanjutnya, beliau kembali divonis dengan Leukemia dengan resiko tinggi.

Ardha kemudian kembali relaps, dan harus menjalankan kemotrapi kembali dari awal sampai dengan bulan Juni 2015.

Dan pada bulan Juni 2016, Ardha dan keluarganya harus menerima kenyataan bahwa beliau relaps kembali untuk yang ke 2 kalinya. Itu artinya 3 kali mengulang perawatan kemoterapi.

Gejolak perasaan gadis cantik dan keluarganya tak mudah lagi kini.

Sahabat Taufan yang baik, mari kita semua mendoakan Ardha dan keluarganya untuk selalu semangat, agar dimudahkan perjuangannya, dilimpahkan rezeqinya, dan dilapangkan dadanya.

--------------------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
www.mudahnyaberbagi.com
--------------------------------------------------------------------

Good morning Sahabat Taufan,

Please allow us to start a new campaign to morally support our dearest little fighter, Ardhana.

Please send your picture or video with a paper written #ArdhaKamuBisa to email: info@komunitastaufan.org, subject: #ArdhaKamuBisa. Your pictures and videos will be compiled into a video which will be given to Ardhana to cheer her up during her most difficult time.

Deadline for submission is 5th August 2016.

Ardhana is a beautiful 15 years old teenage girl. She was diagnosed with Leukemia since 8 years old.

Back then, Ardha was detected with very pale face because her HB was only 2,2. After her first BMP test, she was diagnosed with acute Leukemia, and rushed to hospital for chemotherapy treatment from July 2009 - 2011.

After the treatment, she was again detected with pale face and body ache. Another BMP test on 2012, showed that she has Leukemia with High Risk.

Ardha had a relapse and has to undergo another chemotherapy treatment from start until 2015.

Unfornately, 1 year later on June 2016, she has face another bad news. Her test showed that she had another relapse. That means, she has to start another long and painful chemotherapy treatment for the 3rd time.

We are asking your kind help to pray for her. May God gives her strength, and ease to help all her struggle.

-------------------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
-------------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Selamat pagi Sahabat Taufan,

Kami akan memulai sebuah kampanye baru untuk menyemangati seorang pejuang cilik dampingan kami yang bernama Ardhana.

Kamu bisa turut menyemangati Ardhana dengan cara mengirimkan foto diri atau video dengan tulisan #ArdhaKamuBisa ke email: info@komunitastaufan.org dengan subject: #ArdhaKamuBisa. 

Foto atau video kamu, ditunggu sampai tanggal 5 Agustus 2016 ya. Mohon bantuannya untuk menshare ke teman-teman yang lain agar lebih banyak yang ikut membantu. Foto dan video kalian nantinya akan dikumpulkan menjadi sebuah video yang insyaAllah menjadi bekal semangat untuk Ardha dan keluarga dalam menjalani hari-harinya. 

Ardhana adalah seorang remaja cantik berusia 15 tahun. Beliau terdiagnosa Leukemia sejak usia 8 tahun.

Saat itu, Ardha, begitu panggilannya, terdeteksi dengan dengan gejala wajah pucat karena HB-nya 2,2 saja. Setelah dilakukan pemeriksaan BMP pertama, beliau sudah divonis menderita Leukemia akut dan langsung menjalani perawatan kemotrapi pada bulan Juli 2009 sampai dengan 2011.

Tanpa disangka pada akhir 2012 Ardha kembali sakit dengan gejala pucat disertai badan pegal-pegal, kakinyapun tidak bisa berjalan. Hasil pemeriksaan BMP selanjutnya, beliau kembali divonis dengan Leukemia dengan resiko tinggi.

Ardha kemudian kembali relaps, dan harus menjalankan kemotrapi kembali dari awal sampai dengan bulan Juni 2015.

Dan pada bulan Juni 2016, Ardha dan keluarganya harus menerima kenyataan bahwa beliau relaps kembali untuk yang ke 2 kalinya. Itu artinya 3 kali mengulang perawatan kemoterapi.

Gejolak perasaan gadis cantik dan keluarganya tak mudah lagi kini.

Sahabat Taufan yang baik, mari kita semua mendoakan Ardha dan keluarganya untuk selalu semangat, agar dimudahkan perjuangannya, dilimpahkan rezeqinya, dan dilapangkan dadanya. 

--------------------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
www.mudahnyaberbagi.com
--------------------------------------------------------------------

Good morning Sahabat Taufan,

Please allow us to start a new campaign to morally support our dearest little fighter, Ardhana. 

Please send your picture or video with a paper written #ArdhaKamuBisa to email: info@komunitastaufan.org, subject: #ArdhaKamuBisa. Your pictures and videos will be compiled into a video which will be given to Ardhana to cheer her up during her most difficult time. 

Deadline for submission is 5th August 2016.

Ardhana is a beautiful 15 years old teenage girl. She was diagnosed with Leukemia since 8 years old. 

Back then, Ardha was detected with very pale face because her HB was only 2,2. After her first BMP test, she was diagnosed with acute Leukemia, and rushed to hospital for chemotherapy treatment from July 2009 - 2011.

After the treatment, she was again detected with pale face and body ache. Another BMP test on 2012, showed that she has Leukemia with High Risk.

Ardha had a relapse and has to undergo another chemotherapy treatment from start until 2015.

Unfornately, 1 year later on June 2016, she has face another bad news. Her test showed that she had another relapse. That means, she has to start another long and painful chemotherapy treatment for the 3rd time.

We are asking your kind help to pray for her. May God gives her strength, and ease to help all her struggle.

-------------------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
-------------------------------------------------------------------

Komunitas Taufan added 12 new photos.

Selamat Malam Sahabat Taufan,

Pendampingan Yayasan Komunitas Taufan kepada pasien dibantu oleh relawan harian yang secara bergantian melakukan visit di rumah sakit - rumah sakit dimana pasien dampingan dirawat, di tempat kos atau di rumah pasien sehingga kondisi mereka dapat terpantau.

Pada hari Selasa 19 Juli, relawan Kak Peter, Kak Nia, Kak Dama, Kak Lala, Kak Ayi, Kak Riza, Kak Fitri dan Kak Endang melakukan kegiatan #SupportVisit untuk menyampaikan amanah berupa supply makanan, selimut dan santunan dari Kak Milla dkk kepada :
1. Rp. 500.000,- Rayan terdiagnosa Gizi buruk dari Jakarta
2. Rp. 500.000,- Alfi terdiagnosa Lupus dari Kerawang
3. Rp. 500.000,- Shandy pemulihan kaki pasca terlindas truk dari Jakarta
4. Rp. 500.000,- Alifa terdiagnosa Down syndrom dan Epilepsi dari Jakarta

Donasi dari Kak Peter dan para donatur diberikan kepada :
1. Sebuah alat pengukur tensi untuk Charisma yang terdiagnosa Limfoma dari Ambon
2. Rp. 400.000,- Rizqi terdiagnosa Leukemia dari Jakarta
3. Rp. 300.000,- Siti terdiagnosa Leukemia dari Cilegon
4. Rp. 500.000,- #UlangTahunGhilmanUntukKaysa terdiagnosa Retinoblastoma dari Bogor
5. Rp. 500.000 #Care4Feyli terdiagnosa pembengkakan kelenjar dari Jakarta

Terima kasih kepada semua relawan dan donatur, semoga support yang diberikan akan menjadi kekuatan dan semangat untuk para pejuang cilik.
-------------------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
www.mudahnyaberbagi.com
--------------------------------------------------------------------

On Tuesday on July 19th, we had #SupportVisit program with our volunteer Peter, Nia, Dama, Ayi, Riza, Fitri and Endang. We went to the hospital and gave donations, food supply and blankets from Mila and friends. With detail donations as below :
1. Rp 500.000 Rayan who had Malnutrition from Jakarta
2. Rp 500.000 Alfi who had Lupus from Karawang
3. Rp 500.000 Shandy who is in recovers from an accident. He is from Jakarta
4. Rp 500.000 Alifa who had Down Syndrome and Epilepsy from Jakarta

Another donation from Peter and donors with detail as below :
1. A Sphygmomanometer for Charisma who had Lymphoma from Ambon
2. Rp 400.000 Rizqi who had Leukemia from Jakarta
3. Rp 300.000 Siti who had Leukemia from Cilegon
4. Rp 500.000 #UlangTahunGhilmanUntukKaysa who had Retinoblastoma from Bogor
5. Rp 500.000 #Care4Feyli who had Swollen Glands from Jakarta.

Thank you to all donors and volunteers for your support and love.

-------------------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
-------------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Selamat Malam Sahabat Taufan,

Pendampingan Yayasan Komunitas Taufan kepada pasien dibantu oleh relawan harian yang secara bergantian melakukan visit  di rumah sakit - rumah sakit dimana pasien dampingan dirawat, di tempat kos atau di rumah pasien sehingga kondisi mereka dapat terpantau.

Pada hari Selasa 19 Juli, relawan Kak Peter, Kak Nia, Kak Dama, Kak Lala, Kak Ayi, Kak Riza, Kak Fitri dan Kak Endang melakukan kegiatan #SupportVisit untuk menyampaikan amanah berupa supply makanan, selimut dan santunan dari Kak Milla dkk kepada :
1. Rp. 500.000,- Rayan terdiagnosa Gizi buruk dari Jakarta
2. Rp. 500.000,- Alfi terdiagnosa Lupus dari Kerawang
3. Rp. 500.000,- Shandy pemulihan kaki pasca terlindas truk dari Jakarta
4. Rp. 500.000,- Alifa terdiagnosa Down syndrom dan Epilepsi dari Jakarta

Donasi dari Kak Peter dan para donatur diberikan kepada :
1. Sebuah alat pengukur tensi untuk Charisma yang terdiagnosa Limfoma dari Ambon
2. Rp. 400.000,- Rizqi terdiagnosa Leukemia dari Jakarta
3. Rp. 300.000,- Siti terdiagnosa Leukemia dari Cilegon
4. Rp. 500.000,- #UlangTahunGhilmanUntukKaysa terdiagnosa Retinoblastoma dari Bogor
5. Rp. 500.000 #Care4Feyli terdiagnosa pembengkakan kelenjar dari Jakarta

Terima kasih kepada semua relawan dan donatur, semoga support yang diberikan akan menjadi kekuatan dan semangat untuk para pejuang cilik.
-------------------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
www.mudahnyaberbagi.com
--------------------------------------------------------------------

On Tuesday on July 19th, we had #SupportVisit program with our volunteer Peter, Nia, Dama, Ayi, Riza, Fitri and Endang. We went to the hospital and gave donations, food supply and blankets from Mila and friends. With detail donations as below :
1. Rp 500.000 Rayan who had Malnutrition from Jakarta
2. Rp 500.000 Alfi who had Lupus from Karawang
3. Rp 500.000 Shandy who is in recovers from an accident. He is from Jakarta
4. Rp 500.000 Alifa who had Down Syndrome and Epilepsy from Jakarta

Another donation from Peter and donors with detail as below :
1. A Sphygmomanometer for Charisma who had Lymphoma from Ambon
2. Rp 400.000 Rizqi who had Leukemia from Jakarta
3. Rp 300.000 Siti who had Leukemia from Cilegon
4. Rp 500.000 #UlangTahunGhilmanUntukKaysa who had Retinoblastoma from Bogor
5. Rp 500.000 #Care4Feyli who had Swollen Glands from Jakarta. 

Thank you to all donors and volunteers for your support and love.

-------------------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
-------------------------------------------------------------------

Gusti R Winata Alam, Aii Rahayu dan 23 lainnya menyukai ini

Asep KristianaYa allah, ,senang rasanya melihat temanku dibantu relawan yg slalu peduli,trimakasih kaka2 relawan yg baik hati,semoga amal ibadah kebaikan dibalas yg maha kuasa,mama topan trima kasih atas smua kebaikannya,kebaikanmu akan ku ingat sampai akhir hayatku, , ,amin

2 hari lalu   ·  1
Avatar

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

Komunitas Taufan added 8 new photos.

Selamat sore Sahabat Taufan,

Hari Sabtu 16 Juli 2016 yang lalu, kami mengadakan 3 kunjungan #HomeVisit dalam satu waktu. Tiga kelompok relawan mengunjungi 3 kediaman pasien untuk menghibur di saat kami rasa sebuah kunjungan mampu menambah semangat juang mereka.

Kelompok relawan pertama terdiri dari Kak Damavara, Kak Rani, Kak Syahiq, Kak Nana, dan Kak Ariza yang sebelumnya juga merupakan pasien dampingan Komunitas Taufan.

Mereka mengunjungi Cep Dedi, pasien Kanker kelenjar getah bening berusia 16 tahun di daerah Matraman. Rumah Cep berada di bantaran kali hingga seringkali terendam banjir. Namun Cep selalu ceria dan semangat berkat dukungan orangtua dan keluarganya.

Relawan mengajak Cep belajar kaligrafi karena beliau suka sekali menulis dan doodling. Hasil karyanya bagus-bagus loh. Donasi sebesar Rp. 500.000 dari Kak Uma diserahkan kepada Cep sebagai bantuan transportasi untuk kontrol ke rumah sakit.

Kelompok relawan kedua terdiri dari Kak Fitri dan Kak Anggi yang mengunjungi kakak beradik Shauqie dan Aisyah di Depok.

Shauqie mengalami suspek growth hormone deficiency dan adiknya, Aisyah didiagnosa Down syndrom dan Laringo malaisia. Donasi berupa supply makanan senilai Rp. 1.100.000 dari Ibu Linda diserahkan kepada orangtua mereka.

Kelompok relawan ketiga terdiri dari Kak Endang dan Kak Evy yang mengunjungi Ardana, seorang pejuang Leukemia di Cipinang. Relawan menyerahkan donasi dari Kak Evy berupa supply makanan. Ada juga donasi berupa diapers untuk pasien Oktavian penderita LCH.

Terima kasih kepada donatur dan relawan yang baik. Semoga bermanfaat bagi para pejuang cilik semua. Salam semangat!

--------------------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
--------------------------------------------------------------------

Good evening Sahabat Taufan,

Last Saturday, 16 Juli 2016, we have done 3 #HomeVisit in one day. Three groups of volunteers visited 3 patients at their home. We were happily visited them as we think that they need support booster to keep their spirit up high during medical check-up and treatment

First volunteer group includes Kak Damavara, Kak Rani, Kak Syahiq, Kak Nana, and Kak Ariza who was previously little fighter under Komunitas Taufan care.

They visited Cep Dedi, Lymphoma cancer fighter age 16 years old at Matraman area. His house located in the river bank, thus flooded often.

Volunteers asked Cep to learn Calligraphy together, because he enjoys writing and doddling. His work is very good. We delivered donation from Kak Uma with the amount of Rp. 500.000 for transportation during hospital control schedules.

Second volunteer group was Kak Fitri dan Kak Anggi who visited Shauqie and Aisyah at Depok area.

Shauqie diagnosed with suspek growth hormone deficiency and Aisyah with Down Syndrome and Laringo Malaisia. Donation from Ibu Linda was delivered to the parent with the amount of Rp. 1.100.000.

Third volunteer group includes Kak Endang and Kak Evy who visited Ardana, Leukemia fighter at Cipinang area. Donation from Kak Evy of food supply was delivered for Ardana. Also donation of diapers for Oktavian, an LCH fighter.

Thank you to all donor and volunteers. God bless you all.

------------------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
------------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Selamat sore Sahabat Taufan,

Hari Sabtu 16 Juli 2016 yang lalu, kami mengadakan 3 kunjungan #HomeVisit dalam satu waktu. Tiga kelompok relawan mengunjungi 3 kediaman pasien untuk menghibur di saat kami rasa sebuah kunjungan mampu menambah semangat juang mereka.

Kelompok relawan pertama terdiri dari Kak Damavara, Kak Rani, Kak Syahiq, Kak Nana, dan Kak Ariza yang sebelumnya juga merupakan pasien dampingan Komunitas Taufan.

Mereka mengunjungi Cep Dedi, pasien Kanker kelenjar getah bening berusia 16 tahun di daerah Matraman. Rumah Cep berada di bantaran kali hingga seringkali terendam banjir. Namun Cep selalu ceria dan semangat berkat dukungan orangtua dan keluarganya. 

Relawan mengajak Cep belajar kaligrafi karena beliau suka sekali menulis dan doodling. Hasil karyanya bagus-bagus loh. Donasi sebesar Rp. 500.000 dari Kak Uma diserahkan kepada Cep sebagai bantuan transportasi untuk kontrol ke rumah sakit. 

Kelompok relawan kedua terdiri dari Kak Fitri dan Kak Anggi yang mengunjungi kakak beradik Shauqie dan Aisyah di Depok.

Shauqie mengalami suspek growth hormone deficiency dan adiknya, Aisyah didiagnosa Down syndrom dan Laringo malaisia. Donasi berupa supply makanan senilai Rp. 1.100.000 dari Ibu Linda diserahkan kepada orangtua mereka.

Kelompok relawan ketiga terdiri dari Kak Endang dan Kak Evy yang mengunjungi Ardana, seorang pejuang Leukemia di Cipinang. Relawan menyerahkan donasi dari Kak Evy berupa supply makanan. Ada juga donasi berupa diapers untuk pasien Oktavian penderita LCH.

Terima kasih kepada donatur dan relawan yang baik. Semoga bermanfaat bagi para pejuang cilik semua. Salam semangat!

--------------------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
--------------------------------------------------------------------

Good evening Sahabat Taufan,

Last Saturday, 16 Juli 2016, we have done 3 #HomeVisit in one day. Three groups of volunteers visited 3 patients at their home. We were happily visited them as we think that they need support booster to keep their spirit up high during medical check-up and treatment 

First volunteer group includes Kak Damavara, Kak Rani, Kak Syahiq, Kak Nana, and Kak Ariza who was previously little fighter under Komunitas Taufan care.

They visited Cep Dedi, Lymphoma cancer fighter age 16 years old at Matraman area. His house located in the river bank, thus flooded often.

Volunteers asked Cep to learn Calligraphy together, because he enjoys writing and doddling. His work is very good. We delivered donation from Kak Uma with the amount of Rp. 500.000 for transportation during hospital control schedules.

Second volunteer group was Kak Fitri dan Kak Anggi who visited Shauqie and Aisyah at Depok area.

Shauqie diagnosed with suspek growth hormone deficiency and Aisyah with Down Syndrome and Laringo Malaisia. Donation from Ibu Linda was delivered to the parent with the amount of Rp. 1.100.000.

Third volunteer group includes Kak Endang and Kak Evy who visited Ardana, Leukemia fighter at Cipinang area. Donation from Kak Evy of food supply was delivered for Ardana. Also donation of diapers for Oktavian, an LCH fighter.

Thank you to all donor and volunteers. God bless you all.

------------------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
------------------------------------------------------------------

Oke Dheby Progress, Rizky Glow dan 23 lainnya menyukai ini

FerraKa kalau mau ikutan komunitas ini gmn cara y

3 hari lalu   ·  1

1 Reply

Avatar

Deni KurniawanBisa ikutan g kak

5 hari lalu   ·  1

1 Reply

Avatar

Dedy MartinPasieen nya ganteng ya..wkwkwkw

2 hari lalu
Avatar

Deni KurniawanTmpatny d mna kak

2 hari lalu
Avatar

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

Kisah Kami

“Selain secara pribadi memberikan dukungan moral, Komunitas Taufan juga membantu keluarga pasien memenuhi berbagai pengeluaran tambahan yang diperlukan ketika merawat anak di rumah sakit, seperti ongkos transportasi, susu, popok dan lainnya. Itu yang tidak dijamin oleh BPJS, dan dari pengalaman pribadi saya, kebutuhan seperti itu harus dipenuhi dan seringkali paling dibutuhkan.”

Sumber: Komunitas Taufan: A Pillar of Support to Sick Children (Jakarta Globe, Januari 2014)

“Istilahnya, pasien butuh hiburan, orang tua pasien butuh pundak untuk bersandar… Kalau anaknya sudah bertahun-tahun (menjalani pengobatan kanker di RSCM), kami memanggilnya profesor. Kalau baru beberapa bulan, kami memanggilnya pak atau bu lurah… Kami kadang bercanda dan tertawa di siang hari. Tapi, di malam hari, yang terdengar adalah suara isak tangis (para orang tua).”

Sumber: Tak Ingin Nasib Anak-Anak Itu seperti Buah Hatinya (Jawa Pos, Oktober 2014)

“Pasien baru biasanya dapat support banyak dari keluarga dan teman-teman pada awal-awal. Namun satu-dua bulan kemudian, dukungan mulai mengendur. Itu juga yang saya alami… Orang tua yang harus kuat agar anak yang sakit juga bisa kuat.”

Sumber: Solidaritas untuk Meringankan Beban (Kompas, Maret 2015)

Kata Mereka

Pin It on Pinterest

Share This