Kegiatan AgustusΒ 2015

Kamis, 27 Agustus, 2015

Komunitas Taufan

Hari ini bertemu dengan beberapa pasien pejuang Atresiabilier, bercengkrama dengan orangtua dan menghibur pasien kecil. Sungguh hebat perjuangan mereka.

Donasi #Care4Rahma sampai hari ini terkumpul Rp. 2.100.000, yang secara bertahap diberikan berupa susu Pregistimil, kebutuhan pokok Rahma. Saat ini Rahma rajin terapi mulut, supaya naluri makannya bisa terpacu dan bisa merasakan nikmatnya makanan.

Donasi susu juga diterima ayah dari pasien Atresiabilier Abizar.

Santunan sebesar Rp. 250.000 diterima oleh pasien Azen yang terdiagnosa Retinoblastoma.

Terima kasih relawan Kak Gudhi dan Nadia yang sudah meluangkan waktunya di kegiatan #SupportVisit hari ini.

Barakallah!

-----------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
-----------------------------------------------

We went to visit some patients suffer from Atresiabilier, a rare heart condition. Supporting with motivation, cheering the little fighters. We are very proud to see their bright spirit. Our prayers for all of them to be well soon.

Donation of #Care4Rahma today has reached to Rp. 2.100.000. We deliver the donation in the form of milk supplies, which is Pregistimil. This specific milk is the only nutrition suitable for her condition today.

Rahma is now on oral therapy, to train her to be able to eat later when she gets better in the future.

Donation from #Care4Abizar is delivered to Abizar, in the form of Milk supply, Peptamen Junior.

Donation of Rp. 250.000 received by Azen, Retinoblastoma patient.

Thank you for volunteers: Kak Gudhi and Nadia, who came to support patients today in our #SupportVisit.

God bless you!

------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

Dimana alamat Komunitas Taufan kl blh sy tau...

Terimakasih kepada Komunitas Taufan, semoga barokah,Aamiin

Amiien yarobal Alamiien

Amin yra

Amin

amin

Amin

+ Lihat komentar terdahulu (see previous comments)

Selasa, 25 Agustus, 2015

Komunitas Taufan

#Care4Rahma

Selamat pagi Sahabat Taufan, rekan donatur dan relawan yang dirahmati Allah.

Perkenankan kami mengajukan permohonan bantuan untuk pasien yang kami dampingi, bernama Rahma.

Rahma adalah seorang pasien berusia 2 tahun, yang sejak lahir terdiagnosa Atresiaesofagus.

Ketika lahir, kerongkongannya buntu. Operasi pertama dilakukan untuk membuang sumbatan dan menyambung kerongkongannya kembali. Sayang, operasi tersebut belum bisa menyembuhkan Rahma.

Operasi kedua pun akhirnya dilakukan, dengan terlebih dahulu dilakukan tindakan gastrostromy (lubang lambung untuk memasukkan cairan) dari bayi sampai usianya 14 bulan.

Setelah operasi kedua pun, masih ada masalah dengan esofagusnya. Hingga kini, Rahma belum bisa menikmati makanan seperti balita pada umumnya.

Saat ini, Rahma dipasangi NGFT, yang digunakan untuk meluruskan usus agar asupan makanannya bisa sampai ke usus halus. Sampai kini dari sejak lahir, Rahma hanya minum susu yang disarankan oleh dokter. Dalam sehari, Rahma menghabiskan 1 kaleng Peptamen.

Sungguh berat beban pengeluaran bagi orangtua Rahma yang datang bukan dari keluarga mampu. Semoga Allah berikan kemurahan rezeki agar kebutuhannya terpenuhi dan agar Rahma sehat kembali.

Donasi berupa barang (Susu Peptamen) bisa diberikan langsung ke pasien, dengan janji bertemu sebelumnya.

Donasi berupa uang dapat dititipkan melalui:
BANK MANDIRI
Nomer rekening: 12900 1051 7775
a/n: Yayasan Komunitas Taufan

Mohon kirimkan bukti transfer ke Nana 089663011842 (WA) untuk menunjukkan bahwa donasi Anda ditujukan untuk Rahma.

Terimakasih atas perhatiannya. Barakallah!

--------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
--------------------------------------------------

#Care4Rahma

We would like to raise fund for this beautiful little girl named Rahma.

Rahma is a 2 years old baby, who was diagnosed with Atresiaesofagus. When she was born, doctor found blockage on her Esophagus.

First operation was done to cut the blockage but it did not succeed. She has to use gastrostomy on her abdomen for 14 months. Second operation didn't go very well as she still can not eat.

Today, Rahma is given NGFT pipe from her nose to her gastric to insert nutrition into her body. Rahma has to take Peptamen milk to keep balance nutrition.

This nutrition supplement is very costly, especially for her parents who are under privilege. For every month, Rahma's parents has to spend at least Rp. 4.500.000 (USD 346) just to buy her nutrition.

We plead you to help this poor kid. Donation of Peptamen milk can be given direct to the patient, with appointment.

Money donation can be transfer via Komunitas Taufan:
BANK MANDIRI
Account Number: 12900 1051 7775
Yayasan Komunitas Taufan

Please send the receipt of transfer to Nana +6289663011842 (WA) to let us know that donation is directed to Rahma.

Please help us share this info. God Bless you!

---------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
---------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

#Care4Rahma

Selamat pagi Sahabat Taufan, rekan donatur dan relawan yang dirahmati Allah.

Perkenankan kami mengajukan permohonan bantuan untuk pasien yang kami dampingi, bernama Rahma.

Rahma adalah seorang pasien berusia 2 tahun, yang sejak lahir terdiagnosa Atresiaesofagus.  

Ketika lahir, kerongkongannya buntu. Operasi pertama dilakukan untuk membuang sumbatan dan menyambung kerongkongannya kembali. Sayang, operasi tersebut belum bisa menyembuhkan Rahma.

Operasi kedua pun akhirnya dilakukan, dengan terlebih dahulu dilakukan tindakan gastrostromy (lubang lambung untuk memasukkan cairan) dari bayi sampai usianya 14 bulan.

Setelah operasi kedua pun, masih ada masalah dengan esofagusnya. Hingga kini, Rahma belum bisa menikmati makanan seperti balita pada umumnya.

Saat ini, Rahma dipasangi NGFT, yang digunakan untuk meluruskan usus agar asupan makanannya bisa sampai ke usus halus. Sampai kini dari sejak lahir, Rahma hanya minum susu yang disarankan oleh dokter. Dalam sehari, Rahma menghabiskan 1 kaleng Peptamen.

Sungguh berat beban pengeluaran bagi orangtua Rahma yang datang bukan dari keluarga mampu. Semoga Allah berikan kemurahan rezeki agar kebutuhannya terpenuhi dan agar Rahma sehat kembali. 

Donasi berupa barang (Susu Peptamen) bisa diberikan langsung ke pasien, dengan janji bertemu sebelumnya.

Donasi berupa uang dapat dititipkan melalui:
BANK MANDIRI
Nomer rekening: 12900 1051 7775
a/n: Yayasan Komunitas Taufan

Mohon kirimkan bukti transfer ke Nana 089663011842 (WA) untuk menunjukkan bahwa donasi Anda ditujukan untuk Rahma.

Terimakasih atas perhatiannya. Barakallah!

--------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
--------------------------------------------------

#Care4Rahma

We would like to raise fund for this beautiful little girl named Rahma. 

Rahma is a 2 years old baby, who was diagnosed with Atresiaesofagus. When she was born, doctor found blockage on her Esophagus.  

First operation was done to cut the blockage but it did not succeed. She has to use gastrostomy on her abdomen for 14 months. Second operation didnt go very well as she still can not eat. 

Today, Rahma is given NGFT pipe from her nose to her gastric to insert nutrition into her body. Rahma has to take Peptamen milk to keep balance nutrition.

This nutrition supplement is very costly, especially for her parents who are under privilege. For every month, Rahmas parents has to spend at least Rp. 4.500.000 (USD 346) just to buy her nutrition.

We plead you to help this poor kid. Donation of Peptamen milk can be given direct to the patient, with appointment.

Money donation can be transfer via Komunitas Taufan:
BANK MANDIRI
Account Number: 12900 1051 7775
Yayasan Komunitas Taufan

Please send the receipt of transfer to Nana +6289663011842 (WA) to let us know that donation is directed to Rahma.

Please help us share this info. God Bless you!

---------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
---------------------------------------------------------

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

bagas gimana kabarnya,

ini rahma yg di rscm kan? klo bener ini rahma ... cepet sembuh ya... salam dr syamil. tgl lahir kita sama....

Asalamualaikum

Semoga allah akan mempermudah jalannya mendapatkan dana untuk kesembuhan adek Rahma dari penyakitnya...aamiin ya allah

asalammualaikum kak anak saya juga dari lahir kena epilepsi udah umur 9 tahun blm bisa jalan,ngomong dll..

Hanya sebuaH doa Yx bisa Kka baNtu... CepaT sembuh Ya de Rahma

Semangat ya adik ku yang cantik dan manis kamu pasti bisa melewati cobaan ini amin y allah

semoga pnyakitnx di angkat oleh Allah swt....amin

Smg Cepat smbuh y SAYANG...??? dn smg Allah swt sgra mngkat pnykit kamu aamiin...3x y robbal aalamiin...

Insha Allah, diberikan segala kemudahan untukmu ya nak, semoga Allah SWT segera mengangkat sakitmu...amiiim

Semoga cepat sembuh ya nak...aamiin

amin,semoga cepat sembuh ya nak.

Semoga dimudahkan urusan utk menuju sembuh ya sayang

Semoga segera sembuh. Aamiin

sehat ya kk rahma,,,

Cepat sembuh ya dek, Tuhan senantiasa menolong mu!

moga allah memberikan hidayahnya....cepat sembuh ya dde cntik

Semoga lekas sembuh ya nak ,,,,doa terbaik untukmu Aamiin YRA

mv hnya bsa bntu doa....bismillah semoga cpet sembuh

smoga cpt sembuh ya nak..aminn

semoga Allah menyembuhkan penyakit dd rahma..amin y Rob..

Semoga cepet sembuh cayank,,,,amiiin

Semoga cepet sembuh y syg amin

Moga cpt sembuh ,,,amin

Smga Cpat smbuh ea adk rahma cyg. Amin ya alllah

+ Lihat komentar terdahulu (see previous comments)

Selasa, 25 Agustus, 2015

Komunitas Taufan

Kegiatan #SupportVisit yang kami lakukan kemarin, Senin 24 Agustus 2015 adalah bersama relawan Kak Gudhi dan Kak Eka. Mengunjungi pasien dampingan yang masih baru dan juga pasien lama di RS. Memompa semangat, mengedukasi tentang administrasi pengobatan, dan menghadirkan senyum di bibir mungil para pejuang cilik.

Kami membagikan hadiah mainan dari Kak Permadi dan menyampaikan santunan dari Ibu Diana kepada pasien, sebagai berikut:

1. Daifullah, pasien gagal ginjal. Santunan sebesar Rp.250.000 semoga sedikit membantu dan mohon doanya dari semua semoga Daffa diberikan kekuatan dan kemudahan untuk menjalani operasi yang direncanakan pada hari Rabu mendatang.

2. Rayzan, pasien LCH. Santunan sebesar Rp. 250.000 semoga sedikit membantu meringankan beban orangtuanya.

Terima kasih donatur yang baik dan relawan yang sudah meluangkan waktunya semoga Allah membalas dengan kebaikan yang berlipat. Aamiin.

----------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
----------------------------------------------------

Komunitas Taufan went on #SupportVisit Monday 24 August 2015 with volunteer: Kak Gudhi and Kak Eka. Getting to know new patients' stories, and visiting the old ones to check out their updates. Pumping new spirit, educates the new patients on administration procedures, and to put a smile on our little fighter's face.

We delivered many toy cars from donor Kak Permadi, and donation from Ibu Diana, as follow:

1. Donation of Rp.250.000 for Daifullah, kidney failure patient. Daffa is going for surgery tomorrow, and we hope you could say a little prayer for him.

2. Donation of Rp.250.000 for Rayzan, LCH patient.

Thank you for donors and volunteers who came and spend an afternoon with all patients. God bless you! Aamiin.

--------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
--------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Kamis, 20 Agustus, 2015

Komunitas Taufan

Selamat malam Sahabat Taufan,

Selasa 18 Agustus 2015 kemarin, kami melakukan #BangsalVisit bersama rekan-rekan AIESEC UI dari berbagai negara dan relawan Komunitas Taufan untuk menyerahkan topi-topi yang dirajut teman-teman WEWO dari berbagai kota dalam program #MerajutKasih bulan Ramadhan lalu.

Para relawan dengan sukacita menghibur 80 pasien anak di bangsal anak Gedung A dan 32 pasien bangsal bedah anak BCh di RSCM.

Pasien kemoterapi yang menerima topi-topi lucu buatan teman-teman WEWO sangat bahagia, terutama ketika mengetahui topi-topi tersebut dirajut sendiri oleh teman-teman relawan.

Ada santunan, bingkisan dan pertunjukan sulap dari donasi yang terkumpul di lelang topi rajut WEWO dan penggalangan dana CFD (Car Free Day) dari AIESEC UI. Total donasi yang diserahkan dalam bentuk santunan, bingkisan, pertunjukan sulap adalah sebesar Rp. 8.500.000.

Di hari Rabu 19 Agustus 2015, kegiatan dilanjutkan dengan #HomeVisit ke rumah pasien-pasien dampingan Komunitas Taufan. Relawan AIESEC UI sangat terkesan oleh kegiatan yang dilakukan dua hari ini. Semoga bermanfaat bagi para pasien dan relawan yang terlibat. Terima kasih!

-----------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
-----------------------------------------------

Good evening dear friends, volunteers and donors,

Last Tuesday 18 August 2015, we went on #BangsalVisit with volunteers from AIESEC UI hailing from different countries together with volunteers from Komunitas Taufan to deliver colourful hats crocheted by WeWo volunteers across Indonesia during #MerajutKasih event last Ramadhan.

All volunteers were very excited to cheer 80 patients from children ward in Gedung A and 32 patients from Surgery ward BCh at RSCM.

Chemotherapy patients received all crochet hats delightfully, especially when they found out that the hat were hand-made. They can now cover their head as their hair falls off during chemotherapy session.

All the donation collected during Hat Bidding from WEWO and Car Free Day fundraising from AIESEC UI were delivered in the form of fund support, gift, and magic attraction with the total of Rp. 8.500.000.

The journey continued on Thursday, 19 Agustus 2015 on #HomeVisit to patients' homes. Volunteers of AIESEC UI were very impressed with the two days event.

We hope the visits will give positive impacts for all patients and volunteers.

Thank you all volunteers and donors. God bless all of you.

------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

semangat sll buat para adik2 pejuang,semoga perjuangan kalian berbuah kesembuhan... apresiasi tertinggi buat komunitas taufan,smg jaya sll

taufan community itu apa ya mbk? maaf,kurang paham komunitas sakitp apa?kanker kah? mhon penjelasan

That so nice,,,,,Bless and kind heart from Heaven,,,,To u of Taufan Comunity,,,

Jaya Terus Deh, Buat Taufan.. Moga Selalu Menjadi Harapan Tersendiri Buat Adik2. Kebahagiaan iTu, Ada di Hati Kalian. AKU DUKUNG TAUFAN SELALU

Semangat trs buat ade2 yg sakit juga orang tuanya yg ngga pernah lelah buat dampingi anak tercinta tp ttp harus jaga kesehatan .

Alhamdulillah amiin

Semangat...ssemangat...Seht..sehat...

+ Lihat komentar terdahulu (see previous comments)

Senin, 17 Agustus, 2015

Komunitas Taufan

Salam Merah Putih. πŸ™‚

Kami bersyukur di sekitar hari kemerdekaan Republik tercinta, ada sahabat-sahabat Komunitas Taufan yang bersedia meluangkan waktu dan tenaga untuk menggalang dana bagi para pejuang cilik dampingan kami.

Minggu pagi kemarin, di Car Free Day (CFD) GBK - Jl. Sudirman, teman-teman AIESEC Universitas Indonesia yang sedang menyambut 12 mahasiswa/i pertukaran pelajar dari berbagai negara bersama dengan relawan kami Sondra, Anggi, Billy, Widhie dan Bowo melakukan penggalangan dana bersama. Sambil berjualan spinach cookie (kue bayam) produksi petani di Ciracas dampingan BEM FHUI, kami berfoto ria dengan warga Jakarta yang berolahraga pagi di CFD. Bersyukur kue nya laris manis dan banyak foto-foto kece yang dihasilkan. Digabungkan dengan CFD sebelumnya dan donasi teman2 UI lainnya, terkumpul total 2 juta rupiah yang seluruhnya diperuntukkan bagi pasien dampingan Komunitas Taufan.

Senin pagi ini, kembali sahabat-sahabat kami dari Bengkel Crossfit menggalang dana sembari memperingati HUT RI. Melalui kompetisi daya tahan tubuh yang melibatkan exercise burpee, power snatch, box jump, thruster dan pull-up. Sebanyak 49 peserta terbagi dalam 6 kelompok meramaikan kompetisi hari ini, menguji dan menaikkan kebugaran jasmani. Terkumpul Rp 10 juta dari sesi workout hari ini yang akan disumbangkan untuk Komunitas Taufan. Badan bugar sambil berbagi pada sesama. Salut!

Mudah-mudahan teman-teman semua selalu diberi kesehatan dan kelapangan ilmu serta rejeki. Merdeka!

----------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
----------------------------------------------

Dearest friends, volunteers and donors,

We are very grateful that around the anniversary of our beloved country, we have partners and friends who is working to raise funds for the little warriors who are battling cancer and other high-risk illnesses.

On Sundary morning, our volunteers, Sondra, Anggi, Billy, Widhie and Bowo, worked together with 15 international friends from AIESEC of Indonesia University to sell spinach cookies. It was a sold out! We're sure the spinach farmers and the mothers there who are producing the cookies will be happy as the sales benefits them too. We also had a lot of fun taking photos with the people who donated. Combined with previous Sunday's fundraising and donations from AIESEC UI committee's friends, a total of IDR 2 million were raised. All of it will be donated for patients we are supporting.

This Monday morning, its our friends at Bengkel Crossfit who is celebrating Independence Day with a Charity Workout competition. 49 fine ladies and gentlemen did a high-intensity exercise comprising of burpee, power snatch, box jump, thruster and pull-up. A total of IDR 10 million were raised from today's workout, all of which will be donated to Komunitas Taufan. Be fit and do good. Awesome! πŸ™‚

We hope our friends will always be in good health and have the capacity to share with those in need.

-------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en
-------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Minggu, 16 Agustus, 2015

Komunitas Taufan

Hari Sabtu, 15 Agustus 2015, relawan kami Kak Bowo dan Kak Sofnie melakukan #HomeVisit ke rumah Junaedi, seorang pasien kanker tulang yang salah satu kakinya sudah diamputasi dan sekarang sedang dalam masa penyembuhan.

Junaedi didiagnosa terkena kanker tulang (Osteosarcoma) saat berusia 16 tahun. Awalnya dia jatuh dari sepeda motor dan tidak lama setelah itu kakinya membengkak dan membuatnya sulit untuk berjalan. Orangtuanya dan Junaedi kemudian memutuskan untuk mengamputasi kakinya untuk mencegah penyebaran sel kanker ke anggota tubuh yang lain. Sekarang Junaedi sedang menunggu kaki palsu yang mudah-mudahan akan dia terima pada bulan Januari 2016.

Kondisinya ini membuat Junaedi terpaksa berhenti sekolah. Tapi remaja yang cerdas dan ceria ini masih tetap bersemangat dan berencana melanjutkan pendidikannya dengan mengikuti Program Kejar Paket C - Setara SMA.

Saat ini kegiatan sehari-hari Junaedi adalah belajar mandiri melalui internet. Untuk mendukung kegiatannya dan menyemangatinya untuk terus belajar, Junaedi mendapat sebuah modem internet, sebuah buku tentang belajar mandiri via internet, dan santunan sebesar Rp 100.000 untuk membeli pulsa internet.

Salah satu hasil kreativitasnya adalah riset google cara membuat kaki palsu, dan dengan ayahnya, telah berhasil memproduksi satu dengan bahan seadanya. Hebatnya, desain kaki palsu ini lengkap dengan engsel di bagian dengkul, jadi bisa ditekuk. Walau belum fungsional karena kondisi kaki yang diamputasi dan juga berat kaki palsunya, bentuk penyaluran kreativitas seperti ini menjadi pemompa semangat tersendiri bagi Junaedi.

Moga-moga kita semua ngga kalah kreatif dan semangat ya. πŸ™‚

------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
------------------------------------------------------

On Saturday, 15 August 2015, our volunteers Bowo and Sofnie made a #HomeVisit to Junaedi, bone cancer patient whose left leg was amputated and now is in recovery.

He was diagnosed with bone cancer (Osteosarcoma) when he was 16 years old. He fell from his motorcycle and not long after that his leg swelled and made it difficult for him to walk. His parents and himself decided to amputate the left leg to prevent the spread of cancer cells to other parts of the body. Now he is waiting for his prosthetic limb that will hopefully receive in January 2016.

Due to his condition, he had to quit school. But this smart and cheerful teenager still want to continue his education and plan to enroll the non-formal education program Package C - Equal to Senior High School next year.

At the time being, he keeps himself busy with learning new things through the internet. To support his activity and to encourage him to keep studying, Junaedi got an internet modem, a book about self-learning via the internet, and donation Rp 100.000.

One of his creative expression is by doing a google-based research on how to create a prostetic leg. Together with his father, they succeeded in producing one from simple and affordable materials. It is also well-designed with a joint in the knee area, so the prostetic limb can bend. Although not functional yet due to the condition of the amputated leg and the weight of the prostethic limb, this project has been a rewarding and spirit-boosting exercise for Junaedi.

Hopefully all of us is as equally creative and motivated as he is. πŸ™‚

------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en
------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Hari Sabtu, 15 Agustus 2015, relawan kami Kak Bowo dan Kak Sofnie melakukan #HomeVisit ke rumah Junaedi, seorang pasien kanker tulang yang salah satu kakinya sudah diamputasi dan sekarang sedang dalam masa penyembuhan.

Junaedi didiagnosa terkena kanker tulang (Osteosarcoma) saat berusia 16 tahun. Awalnya dia jatuh dari sepeda motor dan tidak lama setelah itu kakinya membengkak dan membuatnya sulit untuk berjalan. Orangtuanya dan Junaedi kemudian memutuskan untuk mengamputasi kakinya untuk mencegah penyebaran sel kanker ke anggota tubuh yang lain. Sekarang Junaedi sedang menunggu kaki palsu yang mudah-mudahan akan dia terima pada bulan Januari 2016.

Kondisinya ini membuat Junaedi terpaksa berhenti sekolah. Tapi remaja yang cerdas dan ceria ini masih tetap bersemangat dan berencana melanjutkan pendidikannya dengan mengikuti Program Kejar Paket C - Setara SMA.

Saat ini kegiatan sehari-hari Junaedi adalah belajar mandiri melalui internet. Untuk mendukung kegiatannya dan menyemangatinya untuk terus belajar, Junaedi mendapat sebuah modem internet, sebuah buku tentang belajar mandiri via internet, dan santunan sebesar Rp 100.000 untuk membeli pulsa internet.

Salah satu hasil kreativitasnya adalah riset google cara membuat kaki palsu, dan dengan ayahnya, telah berhasil memproduksi satu dengan bahan seadanya. Hebatnya, desain kaki palsu ini lengkap dengan engsel di bagian dengkul, jadi bisa ditekuk. Walau belum fungsional karena kondisi kaki yang diamputasi dan juga berat kaki palsunya, bentuk penyaluran kreativitas seperti ini menjadi pemompa semangat tersendiri bagi Junaedi.

Moga-moga kita semua ngga kalah kreatif dan semangat ya. :-)

------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
------------------------------------------------------

On Saturday, 15 August 2015, our volunteers Bowo and Sofnie made a #HomeVisit to Junaedi, bone cancer patient whose left leg was amputated and now is in recovery.

He was diagnosed with bone cancer (Osteosarcoma) when he was 16 years old. He fell from his motorcycle and not long after that his leg swelled and made it difficult for him to walk. His parents and himself decided to amputate the left leg to prevent the spread of cancer cells to other parts of the body. Now he is waiting for his prosthetic limb that will hopefully receive in January 2016.

Due to his condition, he had to quit school. But this smart and cheerful teenager still want to continue his education and plan to enroll  the non-formal education program Package C - Equal to Senior High School next year.

At the time being, he keeps himself busy with learning new things through the internet. To support his activity and to encourage him to keep studying, Junaedi got an internet modem, a book about self-learning via the internet, and donation Rp 100.000.

One of his creative expression is by doing a google-based research on how to create a prostetic leg. Together with his father, they succeeded in producing one from simple and affordable materials. It is also well-designed with a joint in the knee area, so the prostetic limb can bend. Although not functional yet due to the condition of the amputated leg and the weight of the prostethic limb, this project has been a rewarding and spirit-boosting exercise for Junaedi. 

Hopefully all of us is as equally creative and motivated as he is. :-) 

------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en
------------------------------------------------------Image attachment

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

Kerennn

Semangat

Junaedi kerennn...hebat sekali ...salut deh dan teyap semsngadd yahhh junaedi

semangat iya kk πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

tetap semangat ya dik.

Semangttt sob',,, smua itu pasti ada hikmah ny amien

Semangat junaedi..

Ttp semangat...Maaf, klo berkenan bgaimn cara mndapatkan kaki palsu itu. Soalnya ttanggaku usia skitar 22th kecelakaan & hrs diamputasi se lutut..mohon klo berkenan utk dibantu

semoga sukses

+ Lihat komentar terdahulu (see previous comments)

Jumat, 14 Agustus, 2015

Komunitas Taufan

Selamat malam sahabat Taufan,

Melaporkan kegiatan #SupportVisit kami kemarin, Kamis 13 Agustus, bersama relawan: Kak Gudhi, Widhie dan Nadira.

Donasi dari: Bapak Agung, Ibu Theresia, Ibu Imelda, Ibu Irma dan seorang hamba Allah, disampaikan berupa:
1. Susu untuk Adinda, pasien Colostomy dari Bogor.
2. Santunan sebesar Rp.400.000 untuk Fahmi, pasien LCH dari Bogor.
3. Santunan sebesar Rp. 250.000 untuk Edlin, pasien Rabdhomiosarcoma dari Bogor.
4. Santunan sebesar Rp. 250.000 untuk Wahyu, pasien Leukemia dari Bekasi.
5. Santunan sebesar Rp.250.000 untuk Nabila, pasien Hydrocefallus dari Kepulauan Natuna.
6. Santunan sebesar Rp. 250.000 untuk Jesica, pasien TB paru dari Jakarta.

Ada donasi dari Ibu Linda S, disampaikan berupa:
1. Hadiah kursi roda untuk Windy yang terdiagnosa Leukemia sejak 2 bulan lalu. Pasien dan orangtuanya bersyukur karena Windy tidak perlu lagi digendong setiap akan melakukan aktifitas.
2. Santunan sebesar Rp. 250.000 untuk Rayzan, pasien LCH dari Bekasi.

Kemudian donasi dari Ibu Siti M yang disampaikan berupa santunan sebesar Rp.250.000 untuk pasien Rizqi yang terdiagnosa Atresiaesofagus.

Terimakasih donatur yang baik. Semoga donasinya bermanfaat dan menjadi berkah buat semua.

--------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
--------------------------------------------------

We went on a #SupportVisit yesterday, with volunteers: Kak Gudhi, Widhie and Nadira.

We delivered donation from: Bapak Agung, Ibu Theresia, Ibu Imelda, Ibu Irma, to patients as follow:
1. Milk supply for Adinda, Colostomy patient from Bogor.
2. Rp.400.000 for Fahmi, LCH patient from Bogor.
3. Rp. 250.000 for Edlin, Rabdhomiosarcoma patient from Bogor.
4. Rp. 250.000 for Wahyu, Leukemia patient from Bekasi.
5. Rp.250.000 for Nabila, Hydrocefallus patient from Natuna islands.
6. Rp. 250.000 for Jesica, TB patient from Jakarta.

Donation from Ibu Linda S, is delivered to patients as follow:
1. Wheel chair for Windy, who was just diagnosed to have Leukemia last 2 months. Her parents were very grateful that Windy can be more independent in doing her daily activity.
2. 250.000 for Rayzan, LCH patient from Bekasi.

We also delivered donation from Ibu Siti M, Rp.250.000 for Rizqi, Atresiaesofagus patient.

Thank you very much for all donors. God bless you.

--------------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
--------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

Amazing.. semangat terus....

gmn crany soalny ank sya jg mempunyai kelainan jantung bocor berharap ingin sembuh total

Rabu, 12 Agustus, 2015

Komunitas Taufan

Dalam kegiatan #SupportVisit Senin lalu, kami bertemu dengan seorang pasien lama. Sudah lama kami tak berjumpa dengannya, hingga banyak sekali hal yang ingin kami tanyakan mengenai kabarnya.

Lama tak terlihat di RS, ternyata kini Rudi hanya perlu melakukan kontrol rutin 3 bulan sekali. Beliau pun sudah kembali ke kampungnya di Pandeglang. Tak lagi harus menumpang di kontrakan sempit di ibukota seperti waktu masa pengobatan dahulu.

Bahagia sekali rasanya melihat Rudi karena sekarang terlihat gembira, sehat dan badannya terlihat jauh lebih gemuk.

Rudi dengan antusias menceritakan kabarnya sambil berkali-kali mengucap rasa syukur. Syukur atas kondisinya yang makin membaik. Syukur karena jadwal kemoterapi yang sudah habis dilaluinya. Syukur atas kesempatan hidup yang masih diberikan oleh Sang Semesta.

Rudi sempat bercerita tawaran dokter untuk melakukan operasi plastik. Sel kanker yang dulu membuat benjolan besar di pipinya, meninggalkan bekas operasi yang cukup besar terlihat di separuh wajahnya. Namun Rudi menolak, memilih untuk tetap bersyukur dan menerima apa yang Allah berikan.

Luar biasa sekali. Saya mendengarnya sambil merasa kehangatan di hati. Betapa di usia remajanya yang menginjak 14 tahun, Rudi sudah menemukan rasa percaya diri dan kecintaan pada Tuhannya. Semoga kau selalu diberi kesehatan dan kesuksesan di dunia akhirat, Rudi. Sampai berjumpa lagi.

--------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
--------------------------------------------

On #SupportVisit last Monday, we met an old friend who we haven't seen for so long.

He is on his way to do a 3-monthly routine check up. He came all the way from Pandeglang to do the check up. A journey that he said he enjoyed as a holiday.

We are so happy to see him, catch up with his story as we admired his tall and filled figured. Far more healthy than Rudi back then.

He told us about school and his activity while saying his grateful to God many times. He told us about his refusal on plastic surgery offered by doctor. The last operation has left big scar on half of his face. But he preferred to leave it as it is. Preferred to accept what God has given him to remind him to be grateful all the time for this second chance.

We fill warm feeling on our heart to see this big-hearted teenager. We will always remember him and pray for his success in life. May God always blesses him with health and happiness throughout his life.

See you again, good friend.

---------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
---------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Dalam kegiatan #SupportVisit Senin lalu, kami bertemu dengan seorang pasien lama. Sudah lama kami tak berjumpa dengannya, hingga banyak sekali hal yang ingin kami tanyakan mengenai kabarnya.

Lama tak terlihat di RS, ternyata kini Rudi hanya perlu melakukan kontrol rutin 3 bulan sekali. Beliau pun sudah kembali ke kampungnya di Pandeglang. Tak lagi harus menumpang di kontrakan sempit di ibukota seperti waktu masa pengobatan dahulu.

Bahagia sekali rasanya melihat Rudi karena sekarang terlihat gembira, sehat dan badannya terlihat jauh lebih gemuk. 

Rudi dengan antusias menceritakan kabarnya sambil berkali-kali mengucap rasa syukur. Syukur atas kondisinya yang makin membaik. Syukur karena jadwal kemoterapi yang sudah habis dilaluinya. Syukur atas kesempatan hidup yang masih diberikan oleh Sang Semesta.

Rudi sempat bercerita tawaran dokter untuk melakukan operasi plastik. Sel kanker yang dulu membuat benjolan besar di pipinya, meninggalkan bekas operasi yang cukup besar terlihat di separuh wajahnya. Namun Rudi menolak, memilih untuk tetap bersyukur dan menerima apa yang Allah berikan.

Luar biasa sekali. Saya mendengarnya sambil merasa kehangatan di hati. Betapa di usia remajanya yang menginjak 14 tahun, Rudi sudah menemukan rasa percaya diri dan kecintaan pada Tuhannya. Semoga kau selalu diberi kesehatan dan kesuksesan di dunia akhirat, Rudi. Sampai berjumpa lagi.

--------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
--------------------------------------------

On #SupportVisit last Monday, we met an old friend who we havent seen for so long.

He is on his way to do a 3-monthly routine check up. He came all the way from Pandeglang to do the check up. A journey that he said he enjoyed as a holiday.

We are so happy to see him, catch up with his story as we admired his tall and filled figured. Far more healthy than Rudi back then.

He told us about school and his activity while saying his grateful to God many times. He told us about his refusal on plastic surgery offered by doctor. The last operation has left big scar on half of his face. But he preferred to leave it as it is. Preferred to accept what God has given him to remind him to be grateful all the time for this second chance.

We fill warm feeling on our heart to see this big-hearted teenager. We will always remember him and pray for his success in life. May God always blesses him with health and happiness throughout his life.

See you again, good friend.

---------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
---------------------------------------------------

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

Semoga anak2 kita yg masih berjuang bisa sembuh n selalu semangat

Aamiin... Untuk Komunitas Taufan..terus berjuang dan berusaha memberikan kasih sayang dan spirit nya..InsyaAlloh....Alloh membalas segala perjuangan kalian....Allohu Akbar...

Ya Allah...sungguh maha kuasa....mudah2n Fikri jg bisa sembuh dan tetap smangat seperti bang Rudi...amiin

mohon bantuannya untuk adik kita yg bernama Raisa Putri Riona , mengidap atresia bilier dan hernia,butuh dana untuk operasi sejumlah 1,2M kediaman beliau di kp,kawal tengah rt/rw: 002/001 kelurahan:kawal,kec.gunung kijang,kab.bintan kepulauan riau,, saat ini beliau rawat inap di rumah sakit provinsi kepulauan riau karna diare dan muntah2,beliau pernah di rawat di RSCM.semoga tergerak dan di harapkan kesediaan bapak atau ibu untuk membantu adik kita raisa. Cp : 082283936548 siti nurcahyani ( ibu kandung )

Rabu, 12 Agustus, 2015

Komunitas Taufan

Selamat pagi relawan, donatur dan sahabat Taufan,

Kegiatan #SupportVisit kemarin, Senin 10 Agustus bersama relawan: Kak Bowo, Kak Gudhi, Nadira dan Ujeng. Kami menjumpai pasien beserta orangtua dampingan yang sedang berada di RS.

Ada Lulu yang lucu dan centil, berasal dari Jambi. Kini sedang menunggu tindakan operasi pada kakinya yang terdiagnosa kanker. Ditemani ayah tercinta, Lulu tetap bersemangat meski terpisah jauh dari Ibunda tersayang. Lulu yang selalu membuat teman-temannya tersenyum, membuat para relawan tergelak, sungguh di setiap pertemuan selalu ada rasa yang terbagi.

Di tengah kegiatan, datang berita duka dari pasien dampingan kami bernama Hanifah usia 5 tahun yang sudah 6 bulan bertarung melawan sel kanker dalam darahnya. Allah menyudahi perjuangannya dan menggantikan dengan surga indah di sisi-Nya. Aamiin

Kami juga menyampaikan amanah dari donatur Ibu Angel Tjahyadi untuk para pejuang kanker, sebagai berikut:

1. Sewa ambulan untuk alm. Hanifah dari RS ke rumah duka di Lenteng Agung sebesar Rp. 389.000

2. Donasi sebesar Rp. 850.000 untuk Charisma, pasien Limfoma Maligma dari Ambon. Donasi digunakan untuk membayar sewa kamar bulanan.

3. Santunan rawat inap sebesar Rp. 300.000 untuk Diki, pasien Neuroblastoma dari Jambi

4. Santunan rawat inap sebesar Rp.300.000 untuk Raditya, pasien Retinablastoma, dari Cikarang.

Kami juga menyampaikan sedekah dari Pak Eko. S untuk pasien sebagai berikut:

1. Santunan sebesar Rp.300.000 untuk Daffa, pasien yang berasal dari Jakarta untuk melakukan cuci darah di RS rutin 3x dalam 1 minggu.

2. Santunan sebesar Rp. 300.000 untuk Fani, dari Jakarta yang terinfeksi virus HIV.

3. Santunan sebesar Rp.300.000 untuk Fathan, pasien Colostomy dari Jakarta.

4. Supply makanan untuk pasien Rudi dan pasien Lulu.

Terima kasih donatur yang terhormat. Mohon doanya dari semua, semoga pasien dampingan Komunitas Taufan dimudahkan pengobatannya, diangkat penyakitnya dan perjuangan mereka menjadi ladang ibadah bagi para orangtua, donatur, relawan.

---------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
---------------------------------------------

Our #SupportVisit on Monday 10 August 2015 with volunteers: Kak Bowo, Kak Gudhi, Nadira and Ujeng.

We met Lulu, Osteosarcoma patient from Jambi. She is waiting patiently for operation accompanied by her father. Even though she has to be away from her mother who is now 8 on her trimester pregnancy. Lulu is still a happy kid with bubbly smile that makes everybody enjoys being around her.

In the middle of the visit, we received sad new of belated Hanifah, 5 years old Leukemia patient who passed away after 6 months battle with cancer.

We deliver donation from Ibu Angel Tjahyadi for patients as follow:

1. Ambulance fee of Rp. 389.000 for belated Hanifah to drive her body from hospital to her house at Lenteng Agung.

2. Donation of Rp. 850.000 for Charisma, Limfoma Maligma patient dari Ambon. Donation is used to pay monthy rent.

3. Donation of Rp. 300.000 for Diki, Neuroblastoma patient from Jambi.

4. Donation of Rp. 300.000 for Raditya, Retinablastoma patient from Cikarang.

Donation from Pak Eko. S is given as follow:

1. Donation of Rp.300.000 for Daffa, patient from Jakarta who has to routine dialysis 3x in a week.

2. Donation of Rp. 300.000 for Fani, from Jakarta who is infected by HIV.

3. Donation of Rp.300.000 for Fathan, Colostomy patient from Jakarta.

4. Supply of food for Rudi and Lulu.

Thank you for all donors and volunteers. God Bless all of you.

---------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
---------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

Kok aku ga d jenguk bunda komunitas taufan

Moga dberi ketabahn tuk smua kluarganyaa... Tuk Pejuang Cilik yg lainnya beserta Orangtuanya : semoga semakin Kuat,kuat,kuat...Sabar,sabar,sabar seterusnya yaa kita menjalani smuanyaa.... ammiinnn.... Terimakasih bnyk tuk para Relawan&Donatur jg,semoga barokah,sehat trus selalu.... πŸ˜‰

Innalillahi hanifah, surga tempatmu sekarang nak 😒 Gugur lagi 1 temen seperjuangan ami 😭

Innalillahi Wainnaillaihi Rojiun turut berdukacita semoga orang tuanya di beri kekuatan dan ketabahan .

siapa yg meninggal mmh'ami...

Innalillahi wa innalillahi rojiun, semoga keluarga hanifah di beri ketabahan, semoga hanifah menjadi ladang pahala bagi kedua orangtua nya Ψ§Ω…ΩŠΩ†

+ Lihat komentar terdahulu (see previous comments)

Selasa, 11 Agustus, 2015

Komunitas Taufan

Minggu lalu kami mengajak teman-teman netizen dan sahabat relawan untuk mengirimkan foto dukungan semangat untuk #BagasKamuBisa.

Alhamdulillaah banyak teman yang mensupport Bagas agar sembuh kembali. Semoga Bagas senang dan bertambah semangatnya.

Terimakasih semua atas doa baiknya. Semoga Allah memberikan kesembuhan bagi Bagas.

Video kompilasi #BagasKamuBisa ada disini youtu.be/J94Q1zCsA-M

--------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
--------------------------------------------

Last week, we asked volunteers and friends to send us photos to support #BagasKamuBisa online campaign.

Thank you all for the support and prayers for Bagas. We hope it can boost his spirit to be healthy.

Video of compiled photos #BagasKamuBisa in this link youtu.be/J94Q1zCsA-M

--------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
--------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Minggu lalu kami mengajak teman-teman netizen dan sahabat relawan untuk mengirimkan foto dukungan semangat untuk #BagasKamuBisa.

Alhamdulillaah banyak teman yang mensupport Bagas agar sembuh kembali. Semoga Bagas senang dan bertambah semangatnya.

Terimakasih semua atas doa baiknya. Semoga Allah memberikan kesembuhan bagi Bagas.

Video kompilasi #BagasKamuBisa ada disini https://youtu.be/J94Q1zCsA-M

--------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
--------------------------------------------

Last week, we asked volunteers and friends to send us photos to support #BagasKamuBisa online campaign.

Thank you all for the support and prayers for Bagas. We hope it can boost his spirit to be healthy.

Video of compiled photos #BagasKamuBisa in this link https://youtu.be/J94Q1zCsA-M

--------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
--------------------------------------------------Image attachment

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

boleh minta no.rekening Komunitas taufan...inbox ya

Bapak selalu mensuport smoga kamu tetap semangat nak ,,,,,,,,,,,,,, Makasih Mama Taufan atas dukungan Moril dan Spiritnya Semoga Bagas tetep Bisa,,,,,

Senin, 10 Agustus, 2015

Komunitas Taufan

Video greeting Komunitas Taufan.

Kita turut berpartisipasi, berkolaborasi dan berkarya menyambut Hari Komunitas Nasional 2015
youtu.be/ehZ0FnR7hX0

#ActionForNation

Please LIKE and Share πŸ™‚Selamat Hari Komunitas Nasional dari teman-teman Komunitas Taufan
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Video image

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

Senin, 10 Agustus, 2015

Komunitas Taufan

Hari Minggu kemarin, 9 Agustus 2015, kami menyaksikan kakak-kakak pertukaran pelajar dari berbagai negara melakukan kegiatan Fund Raising untuk pasien dampingan Komunitas Taufan.

Teman-teman relawan yang menggalang donasi dengan berjualan kue ini merupakan pelajar dibawah naungan AIESEC UI. Program mereka, Jakarta Healthcare Project mengajak pelajar dari berbagai negara untuk mendedikasikan liburan musim panas, menebar kebaikan di Jakarta.

Diantaranya adalah mengajar di SD sekitar mengenai pentingnya kebersihan, melakukan kunjungan ke rumah sakit, dan menggalang donasi untuk kesehatan.

Minggu depan 16 Agustus 2015, mereka akan beraksi kembali di sekitar GBK Senayan. Semoga akan terkumpul lebih banyak donasi untuk para pasien ya.

----------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
----------------------------------------------

On Sunday, 9 Agustus 2015, we witnessed the dedication of volunteers from AIESEC UI student exchange to raise fund for patients.

Fund are raised by selling cookies, which were sold out in less than an hour.

Helping Komunitas Taufan is one of AIESEC UI program this year as part of their JAKARTA HEALTHCARE project.

They will do another round of fundraising in Gelora Bung Karno, Senayan next Sunday, 16 Agustus 2015. Come along and have some fun with us.

----------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
----------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

Amiin...Ya Allah....

amin .

amin

Sabtu, 08 Agustus, 2015

Komunitas Taufan

Terima kasih Kakak-kakak WeWo - Weekend Workshop yang baik dan kece!... Topi rajut nya keren dan cantik!... Pastinya akan membuat pasien cilik tersenyum dan tambah semangat menjalani kemoterapi. Amiin. Moga-moga teman-teman diberi kesehatan selalu, makin kreatif dalam berseni bersama dan juga dalam berbagi untuk sesama. Kalian juara! πŸ˜€Penyerahan topi rajut sumbangan teman2 crafters dari seluruh Indonesia selama Ramadan lalu kepada @komunitastaufan di Blok M Plaza pagi ini.

Seluruh topi dan hasil lelang online akan digunakan utk membantu dan menyemangati sahabat2 kita yang sedang berjuang melawan kankernya.

Terima kasih kakak2 crafters dan donatur atas supportnya yang begitu besar selama ini. Semoga menjadi berkah. Amin.

#MerajutKasih #TopiUntukSahabat #IndonesiaRaya
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Terima kasih Kakak-kakak WeWo - Weekend Workshop yang baik dan kece!... Topi rajut nya keren dan cantik!... Pastinya akan membuat pasien cilik tersenyum dan tambah semangat menjalani kemoterapi. Amiin. Moga-moga teman-teman diberi kesehatan selalu, makin kreatif dalam berseni bersama dan juga dalam berbagi untuk sesama. Kalian juara! :D

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

Rabu, 05 Agustus, 2015

Komunitas Taufan

Dear sahabat Komunitas Taufan,

Kegiatan kami kemarin, Selasa, 4 Agustus 2015, ditemani relawan Gudhi, Widhie, Rani dan Lilis.

Kegiatan dimulai dengan #SupportVisit di RS mengunjungi pasien dampingan yang sedang rawat jalan dan rawat inap. Menghibur pasien yang terus menangis, memberi semangat orangtua yang sudah 2 bulan tidak pulang ke rumah karena mendampingi buah hatinya yang sedang dalam perbaikan, serta menjabat tangan-tangan mungil yang selalu menyambut dengan senyum ceria.

Kami menyampaikan donasi dari Kak Milla kepada pasien, sebagai berikut:

1. Santunan transportasi sebesar Rp.200.000 untuk Bagas, pasien Leukemia berasal Jakarta. Bagas sedang rawat jalan dan menunggu antrian untuk konsultasi dengan dokter.

2. Santunan transportasi sebesar Rp.300.000 untuk Raditya, pasien Retinoblastoma berasal Cikarang.

3. Pembelian Afo-solid bilateral seharga Rp. 900.000 untuk pasien Celebral Palsy, Rizky Ramadhan.

4. Pembelian Solid-afo dan Opper Extemity seharga Rp. 996.000 untuk pasien Cerebral Palsy, Khansa.

5. Santunan rawat inap sebesar Rp. 300.000 untuk pasien Ryan yang terdiagnosa Tumor batang otak, berasal dari Jakarta.

6. Donasi susu untuk pasien Ramzi, pasien Colostomy dan Down syndrom, berasal dari Depok.

7. Donasi susu untuk pasien Julian, pasien Celebral Palsy, berasal dari Cipayung.

8. Donasi supply makanan dan diapers untuk Fajar, pasien Leukemia, berasal dari Bogor.

9. Donasi supply makanan untuk Azmi, pasien Leukemia, berasal dari Jakarta.

Donasi susu dari Mba Intan Ekowati juga disampaikan kepada pasien Asido, Ridho, Intan, Nadira dan pasien lainnya.

Kegiatan berlanjut ke #HomeVisit, mengunjungi pasien dampingan Komunitas Taufan yang sedang memerlukan suntikan semangat.

Dimulai dari rumah Puput, pasien Osteosarcoma di Kampung Melayu. Ada hadiah boneka dari kakak- kakak Count Me In, diapers dan santunan sebesar Rp.300.000 semoga bisa sedikit membantu.

Kemudian kegiatan beralih ke daerah Kramat Jaya dimana seorang pasien cilik penderita Anemia Aplastic bernama Ringgit baru saja beberapa hari beristirahat di rumahnya setelah bolak balik ke RS untuk perawatan, perbaikan dan tranfusi.

Hadiah boneka mobil, diapers dan stoller semoga bisa sedikit menghibur dan meringankan beban ibunya agar tidak selalu menggendong Ringgit dalam waktu lama saat menunggu antrian konsultasi dan bisa menyenangkan hati Ringgit dengan membawanya berjalan - jalan.

Kegiatan berakhir di Kramat Jati, dimana dua pasien bersama ibundanya menunggu kedatangan kami. Ada Safira, pejuang kanker cilik yang lucu. Hadiah DVD portable dan boneka Frozen semoga bisa menghibur Safira saat harus menjalani pengobatan yang padat dan panjang.

Ada santunan juga sebesar Rp. 200.000, diapers, susu dan boneka bantal yang lucu buat bayi Fatia yang baru saja istirahat semalam di rumahnya setelah berhari-hari perbaikan di RS.

Terima kasih Kak Milla dan kawan - kawannya, semoga kebaikan kalian dibalas Allah dengan kebaikan lebih besar yang tak pernah putus.

-----------------------------------------------------------------------
komunitastaufan.org/dukung/donasi
-----------------------------------------------------------------------

Komunitas Taufan went on #SupportVisit, yesterday, Tuesday, 4 Agustus 2015, with volunteers, Gudhi, Widhie, Rani and Lilis.

Visiting out-patients and in-patients. Cheering kids and giving support to their parents who has been staying months in hospital ward. Holding hands with cancer survivors, to let them know that we are here to help.

We delivered donation from donor Kak Milla and friends as follow:

1. Rp.200.000 transportation support for Bagas, Leukemia patient from Jakarta.

2. Rp.300.000 transportation support for Raditya, Retinoblastoma patient from Cikarang.

3. Afo-solid bilateral purchase worth of Rp. 900.000 for Celebral Palsy patient, Rizky Ramadhan.

4. Solid-afo and Opper Extemity worth Rp. 996.000 for Cerebral Palsy patient, Khansa.
5. Rp. 300.000 for Ryan, brain tumor patient from Jakarta.

6. Milk supplies for Ramzi, Colostomy and Down syndrome patient from Depok.
7. Milk supplies for Julian, Celebral Palsy patient from Cipayung.

8. Food supplies and diapers for Fajar, Leukemia patient from Bogor.

9. Food supplies for Azmi, Leukemia patient from Jakarta.

Milk supplies from Mba Intan Ekowati was given to Asido, Ridho, Intan, Nadira and others.

Journey continued to #HomeVisit to 3 locations.

First visit was to Puput's house, Osteosarcoma patient lives in Kampung Melayu. Hello Kitty doll from Count Me In, diapers and donation of Rp.300.000 were hoped to cheer Puput and family.

Second was to Kramat Jaya are, where Anemia Aplastic patient, Ringgit, rented a room. Car pillow from Count Me In, diapers and brand-new stoller were hoped to boost their spirit to continue the treatment.

Last visit was to Kramat Jati area, where we met 2 patients, Safira and Fatia. Gift for Safira was a DVD portable, and 3 Frozen barbies to cheer her up. Gift for Fatia was donation Rp. 200.000, diapers, milk and soft pillow to fill her needs.

Thank you all donors: Milla and friends, Intan. May God gives huge blessing to you and families.

------------------------------------------------------------------------------
komunitastaufan.org/en/support/donation
------------------------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

Halo Mas Ian. Untuk sementara, Komunitas Taufan hanya ada di Jakarta. Mensupport pasien dari seluruh kota di Indonesia yang dirujuk ke RS di Jakarta

keren....gimana mo gabung?

lanjutkan.... untk smentara cma bisa bantu share tial kali ada post baru

Saya suka ini...apakaha ada di bogor komunitas seperti ini ???

Subhannallahh... semoga para anggotanya semangat teruusss

kpan ad d plembangny ini...aq mah sangat setuju..

Salut ...

Alhamdulillah

+ Lihat komentar terdahulu (see previous comments)

Minggu, 02 Agustus, 2015

Komunitas Taufan

Kegiatan Komunitas Taufan kemarin adalah #BangsalVisit bersama relawan: Farah, Anggi, Nadya, Sofnie dan Bernadia.

Menyapa satu persatu pasien dan orangtua dampingan yang sedang rawat inap, membagikan boneka dan bingkisan dari Kak Ayu Nurul Huda, temani mereka untuk sekedar mendengarkan rasa yang tersimpan, dan hadirkan ceria untuk para malaikat kecil.

Kami juga menyampaikan amanah para donatur untuk dibagikan kepada pasien:

1. Santunan sebesar Rp.300.000 dari hamba Allah untuk Keanu usia 3 tahun yang terdiagnosa Neuroblastoma.

2. Donasi #Care4Abian sebesar Rp.450.000 diberikan berkala kepada Abizar usia 10 bulan yang terdiagnosa Atresia bilier. Donasi akan dipergunakan untuk membeli kebutuhan susu khusus Abizar.

Santunan dari Uma, Sinta, Windy Suciyanti, Vinidya, Lili Nurani dan Hanum diberikan kepada pasien:

1. Donasi berupa diapers untuk Riyanti usia 8 bulan yang terdiagnosa Celebral Palsy.

2. Donasi berupa supply makanan diberikan kepada Raffa usia 5 tahun yang terdiagnosa kelenjar getah bening.

3. Santunan sebesar Rp. 250.000 untuk Hanifah usia 4 tahun pasien Leukemia dan Down syndrom.

4. Santunan sebesar Rp. 400.000 untuk Sulastri usia 17 tahun pasien Leukemia.

5. Santunan sebesar Rp. 250.000 untuk Rayzan usia 3 tahun pasien LCH.

6. Santunan sebesar Rp. 400.000 untuk Sholeh usia 14 tahun pasien Leukemia.

7. Santunan sebesar Rp. 250.000 untuk Raka usia 9 tahun pasien Leukemia.

8. Santunan sebesar Rp. 250.000 untuk Jesica usia 16 tahun pasien Leukemia.

9. Santunan sebesar Rp. 500.000 untuk Mahfudz usia 3,3 tahun pasien LCH.

Mohon doanya dari semua untuk pasien dampingan Komunitas Taufan yang sudah lama terbaring di RS untuk perawatan dan perbaikan kondisinya.

Perjalanan berlanjut pada kegiatan #HomeVisit, mengunjungi pasien dampingan dari daerah yang sedang berobat di Jakarta. Memberikan semangat untuk orangtuanya dan menghibur pasien dengan cerita yang di bacakan oleh salah satu relawan kami. Senangnya melihat mereka larut dalam cerita 'Pocahontas', sesekali terdengar tawa. Dan bahagia itu sederhana, bisa membuat orang lain tertawa itu sudah membuat kita menjadi berarti.

Hari beranjak sore kami masih mengunjungi salah satu pasien di Bekasi bernama Akhtar usia 2,8 tahun yang teriagnosa Celebral Palsy beberapa bulan lalu.

Akhtar kecil awalnya baik-baik saja, terlihat seperti anak lain seusianya. Suatu hari, Akhtar terserang demam dan batuk hingga beberapa hari dirawat di RS. Setelahnya dia pulang ke rumah tanpa ada sesuatu yang berbeda.

Tiba-tiba, Akhtar kembali demam, dirawat di RS dan mengalami kejang selama 30 menit. Sejak saat itu fungsi motoriknya terganggu, sampai-sampai dokter mendiagnosa ada kerusakan pada syaraf pusatnya.

Kini Akhtar menjalani fisioterapi rutin di RS. Donasi berupa susu semoga bisa sedikit meringankan beban orangtuanya, karena sampai kini Akhtar masih menggunakan selang untuk memasukkan makanan cair ke lambung.

Terima kasih para donatur yang baik, semoga Allah membalas dengan kebaikan yang tak pernah putus.

--------------------------------------------
www.komunitastaufan.org
--------------------------------------------

Komunitas Taufan went to #BangsalVisit with volunteers: Farah, Anggi, Nadya, Sofnie dan Bernadia.

Saying hello and listening to patient's stories, delivering dolls and toys from Kak Ayu Nurul Huda, and enjoying laughters together.

We also delivering donation as follow:

1. Rp.300.000 from anonymous donor for Keanu, Neuroblastoma patient age 3.

2. #Care4Abian donation with the amount of Rp.450.000 given periodically for Abizar, Atresia bilier patient age 10 months. Donation will be used to buy prescribed milk for Abizar.

Donation from Uma, Sinta, Windy Suciyanti, Vinidya, Lili Nurani dan Hanum are delivered as follow:

1. Diapers for Riyanti, Celebral Palsy patient age 8 months.

2. Food supply for Raffa Lymph Node cancer patient, age 5.

3. Rp. 250.000 for Hanifah Leukemia and Down syndrom patient, age 4.

4. Rp. 400.000 for Sulastri, Leukemia patient, age 17.

5. Rp. 250.000 for Rayzan, LCH cancer patient, age 3.

6. Rp. 400.000 for Sholeh, Leukemia patient, age 14.

7. Rp. 250.000 for Raka, Leukemia patient, age 9.

8. Rp. 250.000 for Jesica, Leukemia patient, age 16.

9. Rp. 500.000 for Mahfudz, LCH cancer patient, age 3.3.

Please say a little prayers for those who are sick, so they will have a speed recovery, if God is willing.

Our journey continued to a #HomeVisit, visiting an out-of-town patient who travelled far to seek treatment. Giving hopes for the parents and cheer them with stories told by volunteers. Happiness is very simple. Putting a smile over someone's face will make us feel very happy too.

We continued our journey to Bekasi to visit Akhtar, Celebral Palsy patient, age 2,8 years old who was just diagnosed few months back.

Little Akhtar was a very happy, normal kids who is very active. One night he had high fever and cough, and got admitted to one of the hospital, and come home when he felt better. Few days after, he had another fever, and had a 30-minutes seizure when he was taken to hospital. Doctor diagnosed a failure in his nerve system, as he can function his body parts.

Today, Akhtar does a regular phisioteraphy in hospital. Milk supply donation delivered was hopefully ease his parents expenses. Akhtar lies heavily on milk supplies, as he still uses NGT pipe to feed him direct to his intestine.

Thank you all donors. God bless you!

---------------------------------------------------
www.komunitastaufan.org/en/
---------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

jd relawan gimana ya caranya?

Cuma ada di jakarta ya?

Ibu Surri pas sdh ketemu komunitas Taufan buat jadi relawan.

Gws mm

Amin,,,amin,,,,amin,,,

Rado sudah pulang ya

+ Lihat komentar terdahulu (see previous comments)

Load more