Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit beresiko tinggi pada anak.
Bersama kita bisa saling meringankan beban dan berbagi keceriaan.

Kegiatan Terkini

Jumat, 10 November, 2017

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Hari Minggu, 5 November yang lalu relawan Komunitas Taufan melakukan #SupportVisit. Selain mengunjungi mereka yang tengah menjalani rawat inap, kami juga melakukan kunjungan ke rumah singgah di sekitar rumah sakit untuk bertemu dengan para pasien dan juga orangtua.

Kami menyerahkan amanah donatur kepada:

1. Rp. 700.000,- untuk Satria, terdiagnosa Kelenjar Getah Bening dari Tangerang. Donasi dari kampanye online #UltahJessicaMilaUntukSatria
2. Rp. 300.000,- untuk Karyani terdiagnosa Leukimia dari Kerawang
3. Rp. 300.000,- untuk Edlin terdiagnosa Neuroblastoma dari Bogor
4. Rp. 300.000,- untuk Obby terdiagnosa Leukimia dari Cikarang
5. Rp. 300.000,- untuk Alvindra terdiagnosa Neuroblastoma dari Indramayu
6. Rp. 200.000,- untuk Arkan terdiagnosa Limfoma Burkit dari Cilegon
7. Rp. 200.000,- untuk Philip terdiagnosa Leukimia dari Indramayu
8. Rp. 200.000,- untuk Revita terdiagnosa Leukimia dari Cilegon
9. Rp. 200.000,- untuk Riffa terdiagnosa Syndrom Rubella dari Jambi
10. Rp. 180.000,- untuk Muji terdiagnosa Kelenjar Getah Bening dari Aceh
11. Rp. 180.000,- untuk Ahmad terdiagnosa atarak Kongenital dari Lampung
12. Rp. 180.000,- untuk Atia terdiagnosa Retinoblastoma dari Lampung
13. Rp. 180.000,- untuk Lukman terdiagnosa Meduloblastoma dari Lampung

#SupportVisit Minggu lalu juga membagikan diapers kepada pasien sebagai bentuk dari #Gerakan1000Diapers.

Terima kasih untuk donatur Mr. Paul, donatur yang telah melakukan penggalangan donasi online, dan juga donatur #Gerakan1000Diapers yang telah membantu kebutuhan dasar pasien. Tak lupa juga terima kasih untuk semua relawan yang telah melakukan #SupportVisit. Sukses selalu!

----------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Senin, 06 November, 2017

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Jumat, 27 Oktober 2017, Kak Fitri, Bu Endang, dan dua kru dari Masak.TV melakukan #HomeVisit ke rumah Dimas di bilangan Jakarta Utara. DImas adalah salah satu pasien dampingan Komunitas Taufan yang tengah berjuang melawan Asma Akut, Darah Tinggi, dan Pembengkakan Jantung.

#HomeVisit hari itu adalah dalam rangka penyerahan simbolis bantuan dari Masak.TV yang menggalang donasi untuk Dimas. Campaign yang berjalan secara online di kitabisa.com ini adalah sebagai bentuk dari rasa syukur Masak.TV atas dukungan masyarakat kepada mereka.

Pada saat kami datang, Dimas sedang menonton TV ditemani sang Ibu dan adiknya. Visit hari itu, orangtua Dimas bercerita bagaimana perjuangan mereka dalam memenuhi kebutuhan Dimas selama menjalani pengobatan. Dengan kondisinya saat ini, Dimas harus menjalani hidupnya dengan bantuan tabung oksigen yang kebutuhannya harus dipenuhi setiap hari.

Alhamdulillah, campaign online yang dilakukan oleh Masak.TV terkumpul sejumlah Rp. 6.224.483 yang akan kami berikan secara bertahap kepada keluarga Dimas. Tujuannya adalah agar penggunaannya efektif untuk memenuhi kebutuhan Dimas. Semoga Dimas dan keluarga diberi kekuatan selalu untuk terus semangat dalam berjuang.

Hari selanjutnya, di Rabu tanggal 1 November 2017, Kak Fitri melakukan #SupportVisit untuk menyerahkan amanah donatur dari donatur kampanye online #UltahTatjanaUntukKemal kepada:

1. Rp. 400.000,- untuk Talulla, pasien Leukimia dari Jakarta
2. Rp. 300.000,- untuk Deskia, pasien Synovial Sarcoma dari Bogor

Kak Fitri juga menyerahkan amanah alat kesehatan dari hamba Allah TS berupa alat saturasi dan juga ambubag kepada ruang rawat bangsal anak gedung A RS. CiptoMangunkusumo.

Terima kasih untuk semua donatur yang telah hadir membantu memenuhi kebutuhan pasien dampingan. Semoga semangat untuk berjuang akan selalu ada di hati pejuang cilik dan juga orangtua.

----------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------------

Sahabat Taufan,

On Friday, 27th October 2017, Kak Fitri, Bu Endang, and 2 crews from Masak.TV went on a #HomeVisit to the house of Dimas at North Jakarta. Dimas is one of patient under the care of KomunItas Taufan who is fighting against Acute Asthma, High blood pressure, and heart swelling that force him to use oxygen mask everytime.

The #HomeVisit was to symbolically deliver donation from Masak.TV from fundraising done via kitabisa.com, as part of their celebration on their anniversary.

When we came, Dimas was watching TV accompanied by his mother and sisters. We talked and chatted about Dimas and his family’s everyday struggle to fulfill their everyday needs. Dimas’s treatment is definitely a priority, but other family member’s needs are something that can not be neglected on.

We thank God, that Masak.TV did fundraising online and collected Rp. 6.224.483 for Dimas. The amount will be delivered to Dimas’s family periodically. So that, the usage will be effective and only for Dimas’s basic needs.

The other, on Wednesday, 1st November 2017, Kak Fitri went on a #SupportVisit to deliver donation from donors of online campaign #UltahTatjanaUntukKemal to patient as follows:

1. Rp. 400.000,- for Talulla, Leukimia patient from Jakarta
2. Rp. 300.000,- for Deskia, Synovial Sarcoma patient from Bogor

Kak Fitri also delivered donation of medical equipment; saturation device, and ambubag for children ward at Building A RS. CiptoMangunkusumo.

Thank you to all donors and volunteers. God blesses you!

----------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org/en
----------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Selasa, 31 Oktober, 2017

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Pada Sabtu lalu, 28 Oktober 2017, relawan Kak Nanda dan Kak Fransiska bersama teman-teman dari SMU Al-Izhar melakukan kegiatan #SupportVisit mengunjungi pasien dampingan dari luar Pulau Jawa yang tinggal sementara di rumah singgah rumah sakit.

Kebanyakan penderita penyakit beresiko tinggi akan sering mengalami kejenuhan yang luar biasa karena padat dan panjangnya waktu pengobatan dan hal inilah mengapa peran orang-orang sekitar termasuk relawan diharapkan bisa memberikan dorongan atau semangat hidup agar mereka dapat terus berjuang.

Motivasi semangat hidup memang harus muncul dari diri sendiri tidak bisa oleh orang lain tetapi lingkungan di sekitar jika mendukung maka penderita juga akan merasa lingkungan di sekitarnya ingin dia terus berjuang sehingga semangat hidupnya akan muncul.

Untuk menanamkan suatu pola pikir yang bisa membangkitkan semangat hidup secara otomatis kita harus benar-benar mencari apa yang sekiranya saat ini menjadi motivasi hidup penderita tersebut. Jika sudah menemukan kita harus menanamkan bahwa itu yang harus diperjuangkan dan tidak boleh putus asa dalam menjalaninya.

Semangat hidup menjadi kunci utama untuk sembuh dari suatu penyakit apalagi bagi penderita penyakit beresiko tinggi.

Kegiatan yang diisi dengan berbincang santai, bertukar pengalaman bersama orangtua pasien dan membacakan cerita untuk pejuang cilik semoga bisa sedikit menghibur mereka semua.

Terima kasih relawan dan kakak-kakak dari SMU Al-Izhar yang telah datang dan menghibur para pasien dan juga orangtua. Sukses selalu!

----------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------------

Sahabat Taufan,

Last Saturday, 28th October 2017, volunteers: Kak Nanda and Kak Fransiska accompanied our new friends from SMU Al Izhar to do a #SupportVisit to visit little fighters from out of town who stay temporarily in the shelter.

Most little fighters and their parents will feel bored in the shelter, as they have to stay for a long period of time, without doing much activities. Volunteers are very expected to cheer them up, to bring up their spirit so they will be happy and ready to fight more.

Sometimes, motivation cannot come from one self, but from people around them. We have to look for what makes little fighters happy, then we keep reminding them how important it is to keep that motivation alive.

Passion for life is the key to overcome heavy burden and to heal one self. We hope the fun activity we had last Saturday will be beneficial to patients especially those with terminal illness.

Thank you friends from SMU Al-Izhar who had bring happiness to the kids. God blesses you!

----------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org/en
----------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Load more

Kisah Kami

“Selain secara pribadi memberikan dukungan moral, Komunitas Taufan juga membantu keluarga pasien memenuhi berbagai pengeluaran tambahan yang diperlukan ketika merawat anak di rumah sakit, seperti ongkos transportasi, susu, popok dan lainnya. Itu yang tidak dijamin oleh BPJS, dan dari pengalaman pribadi saya, kebutuhan seperti itu harus dipenuhi dan seringkali paling dibutuhkan.”

Sumber: Komunitas Taufan: A Pillar of Support to Sick Children (Jakarta Globe, Januari 2014)

“Istilahnya, pasien butuh hiburan, orang tua pasien butuh pundak untuk bersandar… Kalau anaknya sudah bertahun-tahun (menjalani pengobatan kanker di RSCM), kami memanggilnya profesor. Kalau baru beberapa bulan, kami memanggilnya pak atau bu lurah… Kami kadang bercanda dan tertawa di siang hari. Tapi, di malam hari, yang terdengar adalah suara isak tangis (para orang tua).”

Sumber: Tak Ingin Nasib Anak-Anak Itu seperti Buah Hatinya (Jawa Pos, Oktober 2014)

“Pasien baru biasanya dapat support banyak dari keluarga dan teman-teman pada awal-awal. Namun satu-dua bulan kemudian, dukungan mulai mengendur. Itu juga yang saya alami… Orang tua yang harus kuat agar anak yang sakit juga bisa kuat.”

Sumber: Solidaritas untuk Meringankan Beban (Kompas, Maret 2015)

Kata Mereka