Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit berisiko tinggi pada anak.
Bersama kita bisa saling meringankan beban dan berbagi keceriaan.

Kegiatan Terkini

Comments Box SVG iconsUsed for the like, share, comment, and reaction icons

Rabu, 13 Januari, 2021

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Minggu, 3 Januari kami mendapatkan kunjungan teman-teman Besafina di Sekretariat Komunitas Taufan yang memberikan donasi untuk pasien. Donasi satu pak diapers dan paket sembako pun telah diterima oleh Jesslin, pasien Leukemia dari Bekasi.

Selanjutnya, kami menyalurkan donasi dari para donatur kepada:

1. Satu buah tabung oksigen dan Rp. 1.325.000,- untuk Dava, pasien Leukemia dari Bekasi
2. Satu buah alat saturasi dan Rp. 350.000,- untuk Satria, pasien Parises Pita Suara dari Depok
3. Satu buah baby seat dan Rp. 250.000,- untuk Meyer, pasien Laringomalasia dari Jakarta
4. Rp. 400.000,- untuk Herlangga, pasien Leukemia dari Jakarta

Tak lupa juga diapers yang disalurkan untuk pasien:

1. Althaf, pasien Leukemia dari Karawang
2. Panji, pasien Neuroblastoma dari Jakarta
3. Alkhalifi, pasien Tumor Wilms dari Jakarta
4. Dzulaikhah, pasien Leukemia dari Jakarta

Terima kasih Besafina dan para donatur baik lainnya yang telah memenuhi kebutuhan dasar para pejuang cilik. Semoga semuanya menjadi berkah, sukses selalu!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Jumat, 08 Januari, 2021

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Selamat tahun baru 2021. Semoga di tahun baru ini kita semua diberi kesehatan dan keberkahan selalu.

Mengawali bulan Januari ini, kami berkesempatan untuk menyampaikan amanah dari Ibu Amelia kepada para pasien yang membutuhkan, yaitu:

1. Rp. 1.000.000,- untuk Adji, pasien Kelenjar Getah Bening dari Bekasi
2. Rp. 650.000,- untuk Elisabeth, pasien Hepatoblastoma dari Jakarta
3. Rp. 650.000,- untuk Ifath, pasien CKD dari Lampung
4. Rp. 350.000,- dan 6 pak diapers untuk Alvaro, pasien Leukemia dari Jakarta
5. Rp. 300.000, 20 kotak susu UHT, dan 4 pak diapers untuk Bagas, pasien Neuroblastoma dari Bekasi
6. Rp. 250.000, 1 susu pediasure 850gr, dan 2 pak diapers untuk Jauza, pasien Cerebral Palsy dari Jakarta
7. Rp. 250.000,- dan 10 pak diapers untuk Aini, pasien SMA dari Jakarta
8. Rp. 250.000,- dan 4 pak diapers untuk Meyer, pasien Laringomalasia dari Jakarta
9. Rp. 200.000, 1 Susu Pediasure 850gr, dan 2 pak diaper untuk Aditya, pasien Leukemia dari Jakarta
10. 1 susu pediasure 850gr dan 4 pak diapers untuk Adhitama, pasien Epilepsi dari Jakarta
11. Satu buah nebulizer dan alat saturasi untuk Dianatami, pasien Lupus dan Pneumonia dari Bekasi
12. Satu buah tabung oksigen dan alat saturasi untuk Bima, pasien Pneumonia dari Bekasi
13. Satu buah kursi roda traveling untuk Luthfi, pasien Hemofilia dari Bekasi

Terima kasih kami ucapkan kepada Ibu Amelia yang telah memenuhi kebutuhan dasar pasien kanker anak dan penyakit beresiko tinggi lainnya di Komunitas Taufan. Setiap bantuan menjadi hal yang bermanfaat bagi pasien dan orangtua. Sukses selalu!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Kamis, 31 Desember, 2020

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Dalam rangka memperingati Hari Ibu Nasional di tanggal 22 Desember 2020 yang lalu, teman-teman dari Sociofunk Divisi Wholesale Service Telkom Indonesia merayakannya dengan berbagi kepada adik-adik dan juga orangtua dari pasien penderita kanker melalui Komunitas Taufan.

Donasi yang disampaikan adalah santunan dan juga bingkisan paket kosmetik wardah untuk Ibu-ibu hebat yang selama ini telah menemani buah hatinya menjalani berbagai pengobatan dan perawatan. Semoga akan kuat dan semangat selalu.

Santunan @Rp. 500.000,- kami berikan kepada pasien sebagai berikut:

1. Keanu, pasien dari Bekasi
2. Yusuf, pasien dari Jakarta
3. Althaf, pasien dari Jakarta
4. Azella, pasien dari Bekasi
5. Dava, pasien dari Bekasi
6. Azka, pasien dari Jakarta
7. Ifat, pasien dari Lampung
8. Fauzan, pasien dari Jakarta
9. Labora, pasien dari Bekasi
10. Ferdiansyah, pasien dari Jakarta
11. Zidan, pasien dari Bekasi
12. Raden Muhammad, pasien dari Bogor
13. Siti, pasien dari Bogor
14. Herlangga, pasien dari Jakarta
15. Aqilla, pasien dari Bekasi
16. Kenzi, pasien dari Jakarta
17. Herlangga, pasien dari Jakarta

Selanjutnya, santunan yang ada sebesar Rp. 600.000,- untuk Qais, dan Rp. 1,276,265 untuk Syakira pun telah kami sampaikan.

Donasi lainnya yang kami sampaikan adalah dari Ibu Eridane sebesar Rp. 500.000,- untuk Syazwan, pasien Hepatoblastoma dari Tangerang.

Pada tanggal 30 Desember 2020 yang lalu kami juga menyampaikan donasi untuk para pasien berupa diapers, underpads, dan urine bag dari Kak Ulil, diapers dan buku cerita dari Kak Devi Nofrida, dan juga paket bingkisan wardah dari Sociofunk Divisi Wholesale Service Telkom Indonesia.

Tak lupa, kami juga menyampaikan donasi dari seorang Ibu yang mengirimkan 25 bingkisan untuk adik-adik pasien yang sedang menjalani rawat inap. Meski sedang menjalani perawatan, semoga bingkisan yang ada bisa menjadi penyemangat dan menjadi sumber kesenangan bagi mereka.

Terima kasih untuk para donatur baik yang telah berbagi, merayakan kebahagiaan bersama adik-adik dan juga orangtua pasien, dan tentu terima kasih telah memenuhi kebutuhan dasar para pejuang cilik. Semoga semuanya sehat dan sukses selalu!


---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------------------------

Sahabat Taufan,

To celebrate National Mother’s Day, last 22nd December 2020, our good friends from Sociofunk Divisi Wholesale Service Telkom Indonesia celebrated it by sharing kindness to patients and their mothers under the care of Komunitas Taufan.

Donation of transportation funds for patients and goodybags of women care were distributed to mothers who endlessly support their beloved children during treatment in hospital.

Donation of each @Rp. 500.000,- were given to patients below:
1. Keanu, patient from Bekasi
2. Yusuf, patient from Jakarta
3. Althaf, patient from Jakarta
4. Azella, patient from Bekasi
5. Dava, patient from Bekasi
6. Azka, patient from Jakarta
7. Ifat, patient from Lampung
8. Fauzan, patient from Jakarta
9. Labora, patient from Bekasi
10. Ferdiansyah, patient from Jakarta
11. Zidan, patient from Bekasi
12. Raden Muhammad, patient from Bogor
13. Siti, patient from Bogor
14. Herlangga, patient from Jakarta
15. Aqilla, patient from Bekasi
16. Kenzi, patient from Jakarta
17. Herlangga, patient from Jakarta

Donation of Rp. 600.000,- was given to Qais, and Rp. 1,276,265 for Syakira.

Other donation from Ibu Eridane with the amount of Rp. 500.000,- was given to Syazwan, Hepatoblastoma patient from Tangerang.

And on the 30th December 2020, we distributed diapers, underpads, and urine bag from our friend Kak Ulil, other diapers and story books from Kak Devi Nofrida, and other women care package from Sociofunk Divisi Wholesale Service Telkom Indonesia.

Lastly, we distributed donation from a lady who brought 25 goodybags for patients in the children-ward in hospital.

Thank you to all donors who always support patients need and to make them always smile.

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org/en
---------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Load more

Kisah Kami

“Selain secara pribadi memberikan dukungan moral, Komunitas Taufan juga membantu keluarga pasien memenuhi berbagai pengeluaran tambahan yang diperlukan ketika merawat anak di rumah sakit, seperti ongkos transportasi, susu, popok dan lainnya. Itu yang tidak dijamin oleh BPJS, dan dari pengalaman pribadi saya, kebutuhan seperti itu harus dipenuhi dan seringkali paling dibutuhkan.”

Sumber: Komunitas Taufan: A Pillar of Support to Sick Children (Jakarta Globe, Januari 2014)

“Istilahnya, pasien butuh hiburan, orang tua pasien butuh pundak untuk bersandar… Kalau anaknya sudah bertahun-tahun (menjalani pengobatan kanker di RSCM), kami memanggilnya profesor. Kalau baru beberapa bulan, kami memanggilnya pak atau bu lurah… Kami kadang bercanda dan tertawa di siang hari. Tapi, di malam hari, yang terdengar adalah suara isak tangis (para orang tua).”

Sumber: Tak Ingin Nasib Anak-Anak Itu seperti Buah Hatinya (Jawa Pos, Oktober 2014)

“Pasien baru biasanya dapat support banyak dari keluarga dan teman-teman pada awal-awal. Namun satu-dua bulan kemudian, dukungan mulai mengendur. Itu juga yang saya alami… Orang tua yang harus kuat agar anak yang sakit juga bisa kuat.”

Sumber: Solidaritas untuk Meringankan Beban (Kompas, Maret 2015)

Kata Mereka