Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit berisiko tinggi pada anak.
Bersama kita bisa saling meringankan beban dan berbagi keceriaan.

Kegiatan Terkini

Comments Box SVG iconsUsed for the like, share, comment, and reaction icons

Jumat, 20 Februari, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Hari Kanker Anak International yang diperingati setiap tanggal 15 Februari bisa menjadi sebuah langkah awal kita dalam mendukung para pasien kanker anak dalam masa pengobatannya.

Hari kanker anak juga dapat bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terhadap deteksi dini kanker pada anak agar pengobatan dan dukungan yang ada dapat diberikan secara tepat dan optimal.

Tahun ini, Komunitas Taufan bersama SpiderVerse Indonesia melakukan kunjungan BangsalVisit mengunjungi para pejuang cilik yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit.

Kunjungan hari itu sangat meriah karena adanya teman-teman dari SpiderVerse. Terlihat sekali antusias para pasien dalam menyambut para superhero yang datang. Kami menyapa, berfoto dan berbincang sedikit kepada para pasien dan juga orangtua yang mendampingi.

Dengan adanya bantuan dari para donatur dan tentu para relawan yang hadir, kami juga membagikan bingkisan untuk kurang lebih 180 pasien yang saat itu kami temui.

Selain itu, donasi dari para donatur juga kami sampaikan berupa:

1. 1 supply makanan cair untuk Azam, pasien Ewingsarcoma dari Jakarta
2. 1 supply makanan cair untuk Adzkiya, pasien Leukemia dari Jakarta
3. 1 supply makanan cair dan Rp. 250.000,- untuk Abi, pasien Ostepetrosis dari Jakarta
4. 1 supply makanan cair dan 2 pak diapers untuk Shofia, pasien Leukemia dari Jakarta
5. Rp. 250.000,- untuk Yosrina, pasien Leukemia dari Kerawang
6. Rp. 500.000,- untuk Aira, pasien LCH dari Jakarta

Terima kasih untuk para donatur baik yang telah membantu sehingga kegiatan dalam rangka Hari Kanker Anak ini dapat terlaksana dengan baik. Terima kasih SpiderVerse Indonesia dan juga untuk kakak relawan yang hadir memeriahkan acara yang ada.

Setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh, bermain dan bermimpi. Semoga para pejuang cilik kan terus semangat menjalani setiap proses yang ada menuju kesembuhan.

Sampai jumpa di Hari kanker anak selanjutnya!

----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Minggu, 15 Februari, 2026

Komunitas Taufan

Tanggal 15 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Anak Internasional. Setiap tahunnya, ribuan anak terkena kanker dan tak terdeteksi. Deteksi dini adalah kunci untuk meningkatkan kesempatan anak untuk sembuh.

Mari saling berbagi ilmu, pengalaman dan kesempatan agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang terbebas dari penyakit mematikan ini.

Terimakasih @spider_verse.id yang selalu menyambut undangan kolaborasi dengan tangan terbuka. Sampai ketemu di saat membahagiakan selanjutnya.
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Load more

Kisah Kami

“Selain secara pribadi memberikan dukungan moral, Komunitas Taufan juga membantu keluarga pasien memenuhi berbagai pengeluaran tambahan yang diperlukan ketika merawat anak di rumah sakit, seperti ongkos transportasi, susu, popok dan lainnya. Itu yang tidak dijamin oleh BPJS, dan dari pengalaman pribadi saya, kebutuhan seperti itu harus dipenuhi dan seringkali paling dibutuhkan.”

Sumber: Komunitas Taufan: A Pillar of Support to Sick Children (Jakarta Globe, Januari 2014)

“Istilahnya, pasien butuh hiburan, orang tua pasien butuh pundak untuk bersandar… Kalau anaknya sudah bertahun-tahun (menjalani pengobatan kanker di RSCM), kami memanggilnya profesor. Kalau baru beberapa bulan, kami memanggilnya pak atau bu lurah… Kami kadang bercanda dan tertawa di siang hari. Tapi, di malam hari, yang terdengar adalah suara isak tangis (para orang tua).”

Sumber: Tak Ingin Nasib Anak-Anak Itu seperti Buah Hatinya (Jawa Pos, Oktober 2014)

“Pasien baru biasanya dapat support banyak dari keluarga dan teman-teman pada awal-awal. Namun satu-dua bulan kemudian, dukungan mulai mengendur. Itu juga yang saya alami… Orang tua yang harus kuat agar anak yang sakit juga bisa kuat.”

Sumber: Solidaritas untuk Meringankan Beban (Kompas, Maret 2015)

Kata Mereka