Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit berisiko tinggi pada anak.
Bersama kita bisa saling meringankan beban dan berbagi keceriaan.

Kegiatan Terkini

Comments Box SVG iconsUsed for the like, share, comment, and reaction icons

Sabtu, 01 Agustus, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Setiap donasi yang ada menjadi pengingat juga bahwa bantuan dalam bentuk apapun akan menjadi hal yang berarti bagi siapapun yang menerimanya.

Seperti di bulan Juli ini, kami menyalurkan amanah darI Yori&Co dalam bentuk diapers yang diperuntukkan bagi para pasien yang membutuhkan. Puji syukur donasi diapers sebanyak 150pak telah tersalurkan.

Selanjutnya Donasi untuk para pasien dari Pak George, Kak Dennis dan Kak Fenty berupa diapers, kursi roda dan pelindung kepala juga telah disampaikan.

Donasi dalam bentuk ricewbowl dari Mamcis dan roti dari Ibu Hani juga telah sampai untuk para pendamping pasien.

Terima kasih para donatur baik yang telah berbagi melalui Komunitas Taufan. Semoga kebaikan kan terus menyertai. Sukses dan sehat selalu!

----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Sabtu, 01 Agustus, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan.

Mengakhiri bulan Juli, kami mengajak tiga pasien untuk hadir bersama bermain-main di taman. Kali ini kami bermain di Taman Seribu Janji. Salah satu taman asri yang sejuk di bilangan kota Bekasi.

Pasien yang hadir hari itu ada Aurelia, Aishwa dan Syazwan. Kami mengajak mereka untuk mewarnai dan menggambar. Di sana kami juga bermain aneka permainan seperti ayunan dan perosotan yang seru sekali!

Tak lupa kami juga makan siang bersama. Hangat sekali suasananya bisa makan bareng sambil saling mendengarkan cerita-cerita dari orangtua pasien. Ditambah suasana adem di lingkungan taman yang membuat nyaman.

Hari itu kami akhiri dengan membuat video dan berfoto bersama. Tak lupa kami juga memberikan donasi untuk para pasien yang hadir.

Meski sebentar, semoga pertemuan kemarin bisa menjadi memori yang baik bagi para pasien dan orangtua. Sejenak bermain dan berkumpul untuk mencharge energi positif yang ada.

Terima kasih kak Gizsya atas donasinya sehingga kegiatan kemarin bisa terlaksana dengan baik. Semuanya senang Alhamdulillah. Salam semangat dan sehat selalu!

----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Sabtu, 01 Agustus, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Kamis, 16 Juli yang lalu kami berkesempatan untuk mengajak 12 adik-adik pasien untuk melakukan #funtrip di Taman Ismail Marzuki. Kegiatan pertama yang kami lakukan adalah menonton pertunjukan Teater Bintang Planetarium. Kurang lebih selama 45 menit, kami dapat menyaksikan pertunjukan imersif mengenai tata surya, galaksi dan juga rasi bintang. Sungguh pengalaman yang sangat menyenangkan.

Setelah itu dilanjutkan dengan mengikuti pertunjukan STEAMtech. Adik-adik diajak untuk melihat pertunjukan eksperimen sains yang sungguh seru banget! Terlihat sekali mereka semua antusias mengikuti setiap pertunjukan yang ada.

Kami juga sempat untuk makan siang bersama dengan ricebowl yang disediakan oleh Mamcis. Nikmat sekali alhamdulillah. Tak lupa kami berfoto bersama dan menyampaikan donasi berupa goodybag dan uang transportasi.

Kegiatan #funtrip kali ini dapat terlaksana karena adanya support yang membersamai kami yaitu dari Peter Gyllenhammar. Donasi lainnya yang ada telah juga kami sampaikan kepada:

1. Rp. 250.000,- untuk Febian, pasien Leukemia dari Bekasi
2. Rp. 250.000,- untuk Arrayyan, pasien Leukemia dari Bekasi
3. Rp. 250.000,- untuk Haidar, pasien Leukemia dari Bekasi
4. Rp. 250.000,- untuk Reihan, pasien Karsinoma Nasofaring dari Bekasi
5. Rp. 250.000,- untuk Rakha, pasien Tumor Pipi dari Bekasi
6. Rp. 250.000,- untuk Abi, pasien Osteopetrosis dari Jakarta
7. Rp. 250.000,- untuk Marcell, pasien Leukemia dari Jakarta
8. Rp. 250.000,- untuk Febian, pasien Leukemia dari Bekasi
9. Rp. 250.000,- untuk Arghani, pasien Limfoma non Hodgkin dari Bekasi
10. Rp. 250.000,- untuk Abrina, pasien Leukemia dari Bekasi
11. Rp. 250.000,- untuk Adn, pasien Retinoblastoma dari Bogor
12. Rp. 300.000,- untuk Angkasa, pasien Limfoma Non Hodgkin dari Bekasi
13. Rp. 200.000,- untuk Marcell, pasien Leukemia dari Jakarta
14. Rp. 200.000,- untuk Diza, pasien Leukemia dari Jakarta
15. 4 pak diapers untuk Kalya, pasien Retinoblastoma dari Jakarta
16. 2 pak diapers, 2 underpad, 3 tisu basah, dan sabun mandi untuk Rayen, pasien Tumor dari Bogor
17. 2 supply makanan cair, 2 tisu basah dan 2 pak diapers untuk Hafizh, pasien Leukemia dari Serang
18. 6 pak diapers untuk Adeeva, pasien Leukemia dari Bogor

Terima kasih Peter Gyllenhammar atas dukungannya sehingga kegiatan kami bisa berjalan dengan baik dan banyak adik-adik yang senang dan terbantu atas donasi yang telah diberikan. Terima kasih Mamcis sehingga kami dapat makan siang dengan nikmat pada saat #funtrip. Semoga sukses dan sehat selalu!

----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Load more

Kisah Kami

“Selain secara pribadi memberikan dukungan moral, Komunitas Taufan juga membantu keluarga pasien memenuhi berbagai pengeluaran tambahan yang diperlukan ketika merawat anak di rumah sakit, seperti ongkos transportasi, susu, popok dan lainnya. Itu yang tidak dijamin oleh BPJS, dan dari pengalaman pribadi saya, kebutuhan seperti itu harus dipenuhi dan seringkali paling dibutuhkan.”

Sumber: Komunitas Taufan: A Pillar of Support to Sick Children (Jakarta Globe, Januari 2014)

“Istilahnya, pasien butuh hiburan, orang tua pasien butuh pundak untuk bersandar… Kalau anaknya sudah bertahun-tahun (menjalani pengobatan kanker di RSCM), kami memanggilnya profesor. Kalau baru beberapa bulan, kami memanggilnya pak atau bu lurah… Kami kadang bercanda dan tertawa di siang hari. Tapi, di malam hari, yang terdengar adalah suara isak tangis (para orang tua).”

Sumber: Tak Ingin Nasib Anak-Anak Itu seperti Buah Hatinya (Jawa Pos, Oktober 2014)

“Pasien baru biasanya dapat support banyak dari keluarga dan teman-teman pada awal-awal. Namun satu-dua bulan kemudian, dukungan mulai mengendur. Itu juga yang saya alami… Orang tua yang harus kuat agar anak yang sakit juga bisa kuat.”

Sumber: Solidaritas untuk Meringankan Beban (Kompas, Maret 2015)

Kata Mereka