Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit berisiko tinggi pada anak.
Bersama kita bisa saling meringankan beban dan berbagi keceriaan.

Kegiatan Terkini

Comments Box SVG iconsUsed for the like, share, comment, and reaction icons

Jumat, 08 Mei, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Kamis pagi yang cerah, kami mengajak tiga pasien untuk hadir seru-seruan piknik di alun-alun kota Bekasi. Kegiatan kemarin seru karena kami semua bisa bermain bareng, main tebak gaya, membaca buku dan juga sempat bermain angklung.

Selanjutnya kami makan siang bersama sambil berbincang mengenai banyak hal. Kegiatan sederhana yang terasa hangat sekali. Tak lupa kami juga memberikan donasi kepada pasien yang hadir.

Setelah itu, kami juga sempat untuk mengunjungi Isti, gadis cantik yang penuh dengan semangat, di rumahnya. Tak kalah seru, kami bisa bertemu dengan keluarga Isti dan memberikan donasi untuk kebutuhannya.

Lalu, donasi lainnya yang ada kami sampaikan untuk para pasien yang membutuhkan yaitu:

1. Rp. 250.000,- untuk Lovia, pasien Retinoblastoma dari Jakarta
2. Rp. 250.000,- untuk Marcel, pasien Leukemia dari Jakarta
3. Rp. 300.000,- untuk Ghafi, pasien Retinoblastoma dari Jakarta
4. 1 tabung oksigen dan 3 supply makanan cair untuk Aina, pasien dalam penegakan diagnosa dari Jakarta
5. 2 supply makanan cair dan 4 tisu untuk Dafa, pasien Osteopetrosis dari Bekasi
6. 3 pak diapers dan 2 tisu kering untuk Hafizh, pasien Leukemia dari Serang
7. 3 susu khusus dan 3 pak diapers untuk Aisyah, pasien Ewingsarcoma dari Tangerang

Terima kasih kami ucapkan untuk teman-teman Pace Besar atas donasinya sehingga kegiatan yang ada dapat terlaksana dengan baik dan kebutuhan para pejuang cilik dapat terpenuhi. Semoga semangat kan terus ada bagi para pejuang cilik. Sukses dan sehat selalu untuk semuanya!

----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Minggu, 03 Mei, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Sepanjang bulan April, donasi yang ada dalam bentuk nasi bakar dari Mamcis telah disampaikan untuk para pendamping pasien.

Donasi kasur decubitus dari kak Arline juga telah disampaikan untuk Syafa, pasien Mielitis Transversa dari Jakarta. Selanjutnya donasi dari kak Gizsya sebesar Rp. 450.000,- telah diberikan untuk Marcel, pasien Leukemia dari Jakarta.

Tak lupa juga donasi Rp. 530.000,- dari kak Nesha telah disampaikan untuk Adn, pasien Retinoblastoma dari Bogor.

Terima kasih untuk semua donatur atas perhatiannnya untuk para pejuang cilik dan juga pendampingnya. Semoga akan selalu ada semangat yang hadir untuk mereka semua. Sehat dan sukses selalu ya!

----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Minggu, 03 Mei, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Setiap senyum yang ada pada pejuang cilik menjadi sebuah penyemangat bagi siapapun yang melihatnya. Meski banyak sekali perjuangannya, semoga mereka akan selalu memiliki alasan untuk tersenyum. Sebuah kesempatan yang baik saat kami bisa berjumpa langsung dengan para pasien untuk bisa menghibur mereka.

Terima kasih untuk donatur yang hadir menciptakan semangat pula untuk mereka. Donasi dari kak Tika kami telah sampaikan kepada:

1. Rp. 200.000,- untuk Syazwan, pasien Hepatoblastoma dari Bekasi
2. Rp. 200.000,- untuk Rakha, pasien Tumor Pipi dari Bekasi
3. Rp. 200.000,- untuk Aurelia, pasien Jantung dari Bekasi
4. Rp. 200.000,- untuk Aishwa, pasien Jantung dan ADHD dari Bekasi
5. Rp. 250,000,- untuk Mozza, pasien Autoimun dan Ginjal dari Bekasi
6. Rp. 250.000,- untuk Setha, pasien Leukemia dari Jakarta
7. Rp. 250,000,- untuk Mikeyla, pasien tumor dari Jakarta
8. Rp. 250,000,- untuk Aulia, pasien LCH dari Jakarta
9. Rp. 250,000,- untuk Daffa, pasien Leukemia dari Jakarta
10. Rp. 250,000,- untuk Ghifari, pasien Meduloblastoma dari Kep. Riau
11. Rp. 250,000,- untuk Yusuf, pasien Anemia dari Jakarta
12. Rp. 250.000,- untuk Gavin, pasien Kanker Usus dari Tangerang
13. Rp. 250,000,- untuk Abror, pasien Leukemia dari Bogor
14. Rp. 250,000,- untuk Adinda, pasien Leukemia dari Bogor
15. Rp. 250,000,- untuk Affan, pasien Leukemia dari Kerawang
16. Rp. 250,000,- untuk Nauli, pasien dalam penegakan diagnosa dari Tangerang
17. 2 pak diapers untuk Faris, pasien Gagal Ginjal dari Jakarta
18. 3 pak diapers,1 underpad, 1 tisu basah dan kering untuk Kaesang pasien Leukemia dari Kerawang
19. 1 tabung oksigen untuk Fadel, pasien Meningokel dari Jakarta
20. 6 pak diapers dan 2 tisu basah untuk Alifya, pasien Leukemia dari Jakarta

Terima kasih kak Tika atas donasinya yang sangat bermanfaat dalam mendukung setiap perjalanan pengobatan para pejuang cilik. Sukses dan sehat selalu!

-----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Load more

Kisah Kami

“Selain secara pribadi memberikan dukungan moral, Komunitas Taufan juga membantu keluarga pasien memenuhi berbagai pengeluaran tambahan yang diperlukan ketika merawat anak di rumah sakit, seperti ongkos transportasi, susu, popok dan lainnya. Itu yang tidak dijamin oleh BPJS, dan dari pengalaman pribadi saya, kebutuhan seperti itu harus dipenuhi dan seringkali paling dibutuhkan.”

Sumber: Komunitas Taufan: A Pillar of Support to Sick Children (Jakarta Globe, Januari 2014)

“Istilahnya, pasien butuh hiburan, orang tua pasien butuh pundak untuk bersandar… Kalau anaknya sudah bertahun-tahun (menjalani pengobatan kanker di RSCM), kami memanggilnya profesor. Kalau baru beberapa bulan, kami memanggilnya pak atau bu lurah… Kami kadang bercanda dan tertawa di siang hari. Tapi, di malam hari, yang terdengar adalah suara isak tangis (para orang tua).”

Sumber: Tak Ingin Nasib Anak-Anak Itu seperti Buah Hatinya (Jawa Pos, Oktober 2014)

“Pasien baru biasanya dapat support banyak dari keluarga dan teman-teman pada awal-awal. Namun satu-dua bulan kemudian, dukungan mulai mengendur. Itu juga yang saya alami… Orang tua yang harus kuat agar anak yang sakit juga bisa kuat.”

Sumber: Solidaritas untuk Meringankan Beban (Kompas, Maret 2015)

Kata Mereka