Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit beresiko tinggi pada anak.
Bersama kita bisa saling meringankan beban dan berbagi keceriaan.

Kegiatan Terkini

Rabu, 17 Januari, 2018

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Pada hari Rabu, 3 Januari 2018, Kak Nana melakukan #HomeVisit mengunjungi Azmi Ramadhan di daerah Ciracas, Jakarta Timur. Kak Nana menyampaikan donasi dari donatur sebesar Rp. 1.500.000 yang sebagian dibelikan kebutuhan dasar Azmi dan sebagian lagi diberikan tunai untuk tambahan modal warung Ayah Azmi.

Kegiatan dilanjutkan pada Rabu, 10 Januari 2018. Kami melakukan #SupportVisit dan menyampaikan amanah dari LAWLESS Jakarta sebesar Rp. 500.000,- kepada Aydan yang terdiagnosa VSD/Kelainan Jantung Bawaan yang sedang menjalani rawat inap di RS. Evasari.

VSD (Ventracular Septal Defect) adalah kelainan jantung berupa lubang pada sekat antarbilik jantung yang menyebabkan kebocoran aliran darah pada bilik kiri dan kanan jantung. Kebocoran ini membuat sebagian darah kaya oksigen kembali ke paru-paru sehingga menghalangi darah rendah oksigen memasuki paru-paru. Bila lubangnya kecil, VSD tidak memberikan masalah berarti. Bila besar, bayi dapat mengalami gagal jantung. VSD adalah kelainan jantung bawaan yang paling sering terjadi.

Gejala utama dari kelainan ini adalah kesulitan menyusui dan gangguan pertumbuhan, nafas pendek dan mudah lelah. Bayi dengan VSD besar cepat tidur setelah kurang menyusui, bangun sebentar karena lapar, mencoba menyusu lagi tetapi cepat kelelahan, tertidur lagi, dan seterusnya.

Hari Kamis, 11 Januari 2018, relawan Bu Endang dan Kak Arif menyampaikan donasi dari Lawless Jakarta kepada:

1. Rp. 250.000,- untuk Edlin, pasien Rabdhomiosarcoma dari Bogor
2. Rp. 250.000,- untuk Salsabila, pasien Leukemia dari Bekasi
3. Rp. 250.000,- untuk Umi, pasien Leukemia dari Jakarta
4. Rp. 500.000,- untuk Cep Dedi, pasien Kanker Limfoma dari Kerawang. Donasi dari kampanye #PagiPagiPastiHappy
5. Rp. 1.300.000.- untuk Davaly, pasien Radang Otak dari Bogor. Donasi dari kampanye #UltahNisrinaUntukDavaly
6. Rp. 1.000.000,- untuk Dimas, pasien Kelainan Jantung dan Asma Akut dari Jakarta. Donasi dari kampanye #MasakTVUntukDimas
7. Satu buah kursi roda dari keluarga Tata yang diberikan untuk Nandine Firda Afriliano, pasien Hydrocepalus TSK Multifungsi VP Shunt dari Jakarta

Tidak lupa kami juga membagikan diapers dari donatur kampanye #Gerakan1000Diapers kepada pasien yang tengah menjalani rawat inap maupun rawat jalan.

Terima kasih untuk semua donatur yang telah membantu memenuhi kebutuhan dasar pasien selama menjalani pengobatan. Sukses selalu!

----------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------------

Sahabat Taufan,

Last Wednesday, 3rd January 2018, Kak Nana went on a #HomeVisit tp visit Azmi Ramadhan at Ciracas, East Jakarta. She went to delivered donation from donors with the amount of Rp. 1.500.000. Part of it was given as patient’s needs; diapers and food supplies. While the rest were in cash for transportation support and to add capital for the father’s small kiosk.

On Wednesday, 10th January 2018, we went on a #SupportVisit and delivered donation from LAWLESS Jakarta to Aydan, VSD/Heart failure patient with the amount of Rp. 500.000,- at Evasari Hospital.

VSD (Ventracular Septal Defect) is a heart malfunction disease, where there is a hole at the heart artery that cause a leak in the heart chamber. This leak causes oxygen flow in the heart system interrupted. For babies, this defect cause serious effect and may lead to death.

The main symptom in VSD is when baby has problem in breastfeeding, shortness in breath, and fatigue. It also causes growth delay, because baby is harder to sleep, and to feed.

On Thursday, 11th January 2018, volunteer Bu Endang and Kak Arif continued to deliver donation from LAWLESS Jakarta to patients below:

1. Rp. 250.000,- for Edlin, Rabdhomiosarcoma patient from Bogor
2. Rp. 250.000,- for Salsabila, Leukemia patient from Bekasi
3. Rp. 250.000,- for Umi, Leukemia patient from Jakarta
4. Rp. 500.000,- for Cep Dedi, Lymphoma patient from Kerawang. Donation from donors of online campaign #PagiPagiPastiHappy
5. Rp. 1.300.000.- for Davaly, Meningitis patient from Bogor. Donation from donors of online campaign #UltahNisrinaUntukDavaly
6. Rp. 1.000.000,- for Dimas, Heart failure and Acute Asthma patient from Jakarta. Donation from donors of online campaign #MasakTVUntukDimas
7. A wheelchair from belated Tata given to Nandine Firda Afriliano, Hydrocephalus TSK multifunction and VP Shunt patient from Jakarta

We also delivered diapers to patients, from donors of online campaign #Gerakan1000Diapers.

Thank you to all donors and volunteers. God blesses you!

----------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org/en
----------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Senin, 08 Januari, 2018

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Selama bulan November 2017, Teman-teman dari LAWLESS Jakarta melakukan penggalangan donasi untuk adik-adik dampingan Komunitas Taufan dengan cara menjual burger dan Tshirt. Mereka mengusung semangat Movember dan kegiatan penggalan dana tersebut dinamakan Lawless Moustache.

Hasil dari penggalangan donasi yang ada telah disampaikan kepada para pasien pada 5 Januari yang lalu bersama relawan Kak Vinkan dan Kak Rina. Amanah diserahkan kepada:

1. Kursi roda standar dan santunan sebesar Rp. 400.000,- untuk Gabriella, pasien Ewingsarkoma berasal dari Kalimantan Barat
2. Kursi roda traveling untuk Revita, pasien Leukemia berasal dari Cirebon.
3. Kursi roda traveling untuk Rama, pasien Retinoblastoma dari Cikarang
4. Rp. 400.000,- untuk Septiana, pasien Gagal ginjal dari Lampung.
5. Rp. 300.000,- untuk Lukman, pasien Medulloblastoma dari Lampung

Relawan juga menyampaikan 2 Thermometer digital untuk bangsal anak Gedung A RS. Ciptomangunkusumo.

Di tempat lain, Kak Fitri mengunjungi Romeo, pasien berusia 13 tahun yang sejak September yang lalu terdiagnosa Osteosarcoma. Saat ini ia sedang menunggu tindakan selanjutnya untuk melakukan perawatan kemoterapi.

Pada saat Kak Fitri datang, Romeo begitu bersemangat saat melihat kursi roda 3in1 yang dibawakan untuknya. Bersama sang Ibu, ia memastikan agar bisa mengunakan kursi roda dengan nyaman. Kak Fitri pun juga mengobrol banyak dengan Ibu Romeo.

Orangtua Romeo secara bergantian menjaga dan menemani bukan hanya untuk Romeo, namun juga untuk sang adik. Adik Romeo yang saat ini berusia 6 bulan juga tengah melawan sakitnya, adiknya menderita Syndrom Trisomi 13 sejak lahir. Semoga dikuatkan selalu untuk kedua orangtua dalam mendampingi Romeo dan Adik yang tengah berjuang untuk sehat kembali.

Terima kasih untuk teman-teman dari LAWLESS Jakarta dan semua donatur yang telah membantu memenuhi kebutuhan para pasien dampingan Komunitas Taufan. Sukses selalu!

----------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------------

Sahabat Taufan,

In the whole of November 2017, LAWLESS Jakarta did a fundraising campaign for cancer patients under the care of Komunitas Taufan by bringing the spirit of MOVEMBER. The fundraising campaign is called LAWLESS Moustache.

The result of fundraising campaign is delivered to patients on Friday, 5th January 2018 with volunteers Kak Vinkan and Kak Rina. Donation is delivered to:

1. Standard wheelchair and donation with the amount of Rp. 400.000,- for Gabriella, Ewingsarcoma patient from West Kalimantan
2. Traveling wheelchair for Revita, Leukemia patient from Cirebon.
3. Traveling wheelchair for Rama, Retinoblastoma patient from Cikarang
4. Rp. 400.000,- for Septiana, Kidney failure patient from Lampung.
5. Rp. 300.000,- for Lukman, Medulloblastoma patient from Lampung

Volunteers also delivered 2 Digital Thermometers for children ward at Building A RS. Ciptomangunkusumo.

In other place, Kak Fitri visited Romeo, 13 years old Osteosarcoma patient who is currently doing chemotherapy.

When Kak Fitri came. Romeo was really eager to see his brand new 3in1 wheelchair brought specially for him. Together with his mother, Romeo tried to fit into his new wheels.

Romeo’s parents take turn to take care and accompany their son. Because Romeo is not the only son who is sick. His 6 months old sibling is battling with 13 Syndrome Trisomy since he was born.

Thank you to all friends at LAWLESS Jakarta and to all donors who help to support all patients. God blesses you!

----------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org/en
----------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

Kamu harus kuat nak....Allah SWT....sangat sayang pada kalian....karna kalian anak"pilihan Allah SWT....

Minggu, 31 Desember, 2017

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Pada Selasa, 19 Desember 2017, Kak Rina melakukan #SupportVisit untuk menyampaikan amanah donatur Mba Anisa sebesar Rp. 1.500.000,- kepada Salim, psaien Gizi Buruk dari Jakarta. Selanjutnya, Kak Rina juga menyerahkan donasi dari Kak Dyna kepada:

1. Rp. 200.000,- untuk Vika, pasien Hydrocefallus dari Rangkas Bitung.
2. Rp. 300.000,- untuk Haikal, pasien Osteosarcoma dari Jakarta
3. Rp. 700.000,- untuk Cep Dedi, pasien Kanker Limfoma dari Kerawang. Donasi dari kampanye online #PagiPagiPastiHappy
4. Rp. 1.300.000,- untuk Talulla, pasien Leukemia dari Jakarta. Donasi dari kampanye #UltahFariNoviUntukTalulla

Di tempat lain, Kak Vinkan mengunjungi Sarah, pasien Leukemia dari RSAB. Harapan Kita, Jakarta untuk menyampaikan donasi dari donatur kampanye #UltahPiaUntukSarah sebesar Rp. 1.000.000,-

Lalu di hari Rabu, 27 Desember 2017, Kak Roro menemani seorang mahasiswi cantik bernama Agatha yang ingin berbagi kebahagiaan dengan para pejuang cilik. Support berupa santunan diberikan kepada:

1. Rp. 500.000,- untuk Rasya, pasien Leukemia dari Jakarta
2. Rp. 500.000,- untuk Andara, pasien Retinoblastoma dari Tangerang
2. Rp. 250.000,- untuk Rifki, pasien Gagal ginjal dari Jakarta
3. Rp. 250.000,- untuk Chairunnisa, pasien Leukemia dari Jakarta
4. Rp. 250.000,- untuk Tio Apriansyah, pasien Tumor dari Bekasi
5. Rp. 250.000,- untuk Ahmad Abidin, pasien Leukemia dari Banten
6. Rp. 250.000,- untuk Husna, pasien Rabdhomiosarcoma dari Banten

Hari Kamis, 28 Desember 2017, Bu Endang melakukan #HomeVisit di daerah Jakarta Utara untuk menemui Dimas, pasien kelainan jantung dan asma akut. Beliau menyampaikan amanah donasi dari kampanye #MasakTVUntukDimas sebesar Rp. 500.000,-

Kegiatan dilanjutkan mengunjungi Hasna, pasien AVM. Bu Endang menyampaikan amanah donatur kampanye #UltahEnzyUntukHasna sebesar Rp. 13.000.000,- yang diberikan sebagai program #SantunanPasianMandiri untuk Hasna dan juga keluarga.

Terima kasih untuk Kak Dyna Sartika, Mba Anisa, Kak Agatha dan juga semua donatur yang telah membantu meringankan beban dan memenuhi kebutuhan dasar pasien. Sukses selalu!

----------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------------

Sahabat Taufan,

On Tuesday, 19 December 2017, Kak Rina went on a #SupportVisit to deliver donation from Mba Anisa with the amount of Rp. 1.500.000,- for Salim, Malnutrition patient from Jakarta. Kak Rina also delivered donation from Kak Dyna to patient below:

1. Rp. 200.000,- for Vika, Hydrocephallus patient from Rangkas Bitung.
2. Rp. 300.000,- for Haikal, Osteosarcoma patient from Jakarta
3. Rp. 700.000,- for Cep Dedi, Limphoma cancer patient from Kerawang. Donation from donors of online campaign #PagiPagiPastiHappy
4. Rp. 1.300.000,- for Talulla, Leukemia patient from Jakarta. Donation from donors of online campaign #UltahFariNoviUntukTalulla

In other place, Kak Vinkan visited Sarah, Leukemia patient at RSAB. Harapan Kita Hospital, Jakarta to deliver donation from donors of online campaign #UltahPiaUntukSarah with the amount of Rp. 1.000.000,-

And on Wednesday 27th December 2017, Kak Roro accompanied Kak Agatha who wanted to share her happiness with little fighters by donating to patients below:

1. Rp. 500.000,- for Rasya, Leukemia patient from Jakarta
2. Rp. 500.000,- for Andara, Retinoblastoma patient from Tangerang
2. Rp. 250.000,- for Rifki, Kidney failure patient from Jakarta
3. Rp. 250.000,- for Chairunnisa, Leukemia patient from Jakarta
4. Rp. 250.000,- for Tio Apriansyah, Tumor patient from Bekasi
5. Rp. 250.000,- for Ahmad Abidin, Leukemia patient from Banten
6. Rp. 250.000,- for Husna, Rabdhomiosarcoma patient from Banten

On Thursday, 28 December 2017, Bu Endang went on a #HomeVisit to see Dimas in North Jakarta area, Heart failure, and Acute Asthma patient, and delivered donation from donors of online campaign #MasakTVUntukDimas with the amount of Rp. 500.000,-

Bu Endang also visited Hasna, AVM patient and delivered donation from donors of online campaign #UltahEnzyUntukHasna with the amount of Rp. 13.000.000,- which is given for Hasna’s parents to start earning money in program #SantunanPasianMandiri

Thank you for donors: Dyna Sartika, Anisa, Agatha and all donors who supported patients and their family. God blesses you all!

----------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org/en
----------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

 

Beri komentar di Facebook (comment on Facebook)

Amiinnn.. Moga dr intansi pmerintah terketuk hati nya mliht para donatur yg udah ikhlas....

Aminnn

Amin y allah

Amiin Amiiiin Amiiiiin

Load more

Kisah Kami

“Selain secara pribadi memberikan dukungan moral, Komunitas Taufan juga membantu keluarga pasien memenuhi berbagai pengeluaran tambahan yang diperlukan ketika merawat anak di rumah sakit, seperti ongkos transportasi, susu, popok dan lainnya. Itu yang tidak dijamin oleh BPJS, dan dari pengalaman pribadi saya, kebutuhan seperti itu harus dipenuhi dan seringkali paling dibutuhkan.”

Sumber: Komunitas Taufan: A Pillar of Support to Sick Children (Jakarta Globe, Januari 2014)

“Istilahnya, pasien butuh hiburan, orang tua pasien butuh pundak untuk bersandar… Kalau anaknya sudah bertahun-tahun (menjalani pengobatan kanker di RSCM), kami memanggilnya profesor. Kalau baru beberapa bulan, kami memanggilnya pak atau bu lurah… Kami kadang bercanda dan tertawa di siang hari. Tapi, di malam hari, yang terdengar adalah suara isak tangis (para orang tua).”

Sumber: Tak Ingin Nasib Anak-Anak Itu seperti Buah Hatinya (Jawa Pos, Oktober 2014)

“Pasien baru biasanya dapat support banyak dari keluarga dan teman-teman pada awal-awal. Namun satu-dua bulan kemudian, dukungan mulai mengendur. Itu juga yang saya alami… Orang tua yang harus kuat agar anak yang sakit juga bisa kuat.”

Sumber: Solidaritas untuk Meringankan Beban (Kompas, Maret 2015)

Kata Mereka