Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit berisiko tinggi pada anak.
Bersama kita bisa saling meringankan beban dan berbagi keceriaan.

Kegiatan Terkini

Comments Box SVG iconsUsed for the like, share, comment, and reaction icons

Selasa, 19 Mei, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Minggu, 17 Mei kemarin meski cuaca saat itu terik tapi tidak meredupkan semangat kami dalam bertemu dengan adik-adik pasien dan juga orangtua. Kami hadir bersama Ibu Raveena untuk berbagi dengan 15 pasien.

Acara dimulai dengan main bareng, melakukan aktivitas sederhana yang membawa tawa untuk kita semua. Tak lupa kami juga sharing bersama mengenai perkembangan adik pasien dan juga saling memberi doa dan semangat. Perjalanan yang memang belum selesai tapi dengan keyakinan yang kuat semoga setiap prosesnya akan bisa dijalani.

Donasi yang ada kami sampaikan untuk:

1. 3 supply makanan cair untuk Abigail, pasien Hidronefrosis Bilateral dari Kalimantan
2. 2 supply makanan cair untuk Dafa, pasien Osteopetrosis dari Bekasi
3. 1 kursi roda 3in1 untuk Jerome, pasien Ensefalitis dari dari Jakarta
4. 1 tabung oksigen dan 1 nebulizer untuk Samara, pasien PJB kompleks dari Deli Serdang
5. 6 pak diapers untuk Alifya, pasien Leukemia dari Jakarta
6. 1 supply makanan cair dan kasa untuk Abi, pasien Oteopetrosis dari Jakarta
7. 6 pak diapers untuk Salwa, pasien TB dari Bekasi
8. 3 pak diapers dan 6 supply makanan cair untuk Aina, pasien dalam penegakan diagnosa dari Jakarta
9. 3 supply makanan cair dan 1 pak diapers untuk Shofia, pasien Leukemia dari Jakarta
10. 1 supply makanan cair untuk Hiro, pasien Hipoksia dari Padang
11. 5 pak diapers dan 2 supply makanan cair untuk Azam, pasien Ewingsarcoma dari Jakarta
12. 3 supply makanan cair untuk Ardian, pasien JMML dari Jakarta
13. 2 susu khusus untuk Adhitama, pasien Siroris hati dari Jakarta
14. 2 supply makanan cair untuk Aisyah, pasien Ewingsarcoma dari Tangerang
15. 11 susu khusus untuk Mikeyla, pasien Neuroblastoma dari Jakarta

Hari itu Ibu Raveena membawakan 100pak nasi untuk semua yang hadir dan juga diperuntukkan bagi para pendamping pasien di rumah sakit.

Terima kasih Ibu Raveena atas kehadirannya untuk bertemu langsung dengan para pasien dan tentunya atas donasinya yang sangat bermanfaat. Kehadiran yang sungguh berarti bagi pasien dan juga orangtua. Mengingatkan mereka bahwa dalam perjuangan ini mereka tidak sendiri. Semoga kemudahan akan selalu ada bagi mereka dan untuk kita semua. Sukses dan sehat selalu!

----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Jumat, 15 Mei, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Wujud kepedulian yang ada bisa berbentuk aksi nyata dengan adanya kehadiran kita untuk mereka yang membutuhkan.

Minggu ini, kami bersama Papi Bule berkesempatan untuk mengunjungi adik-adik yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Menyapa mereka dan mengajak bermain. Memberikan semangat untuk mereka dan juga kepada orangtua yang mendampingi. Tak lupa donasi @Rp. 250.000,- diberikan untuk:

1. Kaisar, pasien Leukemia dan Down Syndrome dari Jakarta
2. Neza, pasien Leukemia dari Bangka Belitung
3. Aulia, pasien LCH dari Jakarta
4. Lusy, pasien dalam penegakan diagnosa dari Banten
5. Affan, pasien Leukemia dari Kerawang
6. Imam, pasien Leukemia dari Jakarta
7. Nabila, pasien Leukemia

Di hari selanjutnya, kami bertemu dengan beberapa pasien untuk kumpul dan bermain. Ada kak Aulia dan kak Desi yang hadir menghibur pasien. Suasana hari itu seru sekali dan menyenangkan. Donasi @3pak diapers kami berikan untuk:

1. Faaz, pasien Retinoblastoma
2. Shafa, pasien Retinoblastoma
3. Ibrahim, pasien Retinoblastoma
4. Sakila, pasien Retinoblastoma
5. Arshaka, pasien Retinoblastoma

Hari itu kak Desi juga sempat hadir bertemu dengan Denayu, pasien Leukemia dari Bogor yang sungguh ceria. Seru sekali saat kak Desi dan Denayu bermain origami. Selanjutnya kami memberikan donasi 1 kursi roda traveling untuk kebutuhan Denayu.

Di hari lain, ada kak Nazneen dan temannya yang hadir mengunjungi Ghafi, pasien Retinoblastoma di rumahnya. Mereka datang membawakan makanan kesukaan Ghafi, mainan dan juga diapers. Menyenangkan sekali bisa mengajak Ghafi untuk bermain bersama. Kunjungan yang semoga bisa memberikan energi semangat untuk Ghafi.

Donasi lainnya yang ada kami sampaikan untuk:

1. 3 pak diapers untuk Adzkiya, pasien Leukemia dari Jakarta
2. 3 pak diapers dan 2 supply makanan cair untuk Shofia, pasien Leukemia dari Jakarta
3. 6 pak diapers dan kapas untuk Alifya, pasien Leukemia dari Jakarta
4. 4 susu khusus untuk Gavin, pasien LMNH dari Jakarta
5. 1 kursi roda traveling untuk Isti, pasien Leukemia dari Bekasi

Terima kasih Peter Gyllenhammar atas donasinya yang sungguh sangat bermanfaat bagi para pasien kanker yang membutuhkan. Terima kasih untuk para relawan yang hadir sehingga kegiatan yang ada dapat berjalan dengan menyenangkan. Semoga bisa berjumpa lagi di lain kesempatan. Semoga adik-adik kan semangat terus ya. Sukses dan sehat selalu!

----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Kamis, 14 Mei, 2026

Komunitas Taufan

Liburan jangan lupa bahagia. Tapi bahagianya jangan sendirian, dong. Lebih asik kalo berbagi kebahagiaan bersama teman-teman pejuang kanker anak.

Bawa mainan dan makanan kesukaannya, main dan senang-senang bareng. Pulangnya pasti makin bahagia.

Cobain deh kalo ga percaya👌🏻
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Load more

Kisah Kami

“Selain secara pribadi memberikan dukungan moral, Komunitas Taufan juga membantu keluarga pasien memenuhi berbagai pengeluaran tambahan yang diperlukan ketika merawat anak di rumah sakit, seperti ongkos transportasi, susu, popok dan lainnya. Itu yang tidak dijamin oleh BPJS, dan dari pengalaman pribadi saya, kebutuhan seperti itu harus dipenuhi dan seringkali paling dibutuhkan.”

Sumber: Komunitas Taufan: A Pillar of Support to Sick Children (Jakarta Globe, Januari 2014)

“Istilahnya, pasien butuh hiburan, orang tua pasien butuh pundak untuk bersandar… Kalau anaknya sudah bertahun-tahun (menjalani pengobatan kanker di RSCM), kami memanggilnya profesor. Kalau baru beberapa bulan, kami memanggilnya pak atau bu lurah… Kami kadang bercanda dan tertawa di siang hari. Tapi, di malam hari, yang terdengar adalah suara isak tangis (para orang tua).”

Sumber: Tak Ingin Nasib Anak-Anak Itu seperti Buah Hatinya (Jawa Pos, Oktober 2014)

“Pasien baru biasanya dapat support banyak dari keluarga dan teman-teman pada awal-awal. Namun satu-dua bulan kemudian, dukungan mulai mengendur. Itu juga yang saya alami… Orang tua yang harus kuat agar anak yang sakit juga bisa kuat.”

Sumber: Solidaritas untuk Meringankan Beban (Kompas, Maret 2015)

Kata Mereka