Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit berisiko tinggi pada anak.
Bersama kita bisa saling meringankan beban dan berbagi keceriaan.

Kegiatan Terkini

Comments Box SVG iconsUsed for the like, share, comment, and reaction icons

Senin, 01 Juni, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Apa yang kita lakukan bisa menjadi memori yang dapat tersimpan di hati oranglain. Maka dengan kebaikan yang ada, akan selalu tersimpan memori baik pula bagi mereka yang menerimanya.

Di bulan Mei ini, kami menemani Ibu Raveena untuk bertemu dengan Hiro dan Dafa. Kami mengobrol banyak, berbincang dan saling memberi semangat dan tak lupa Ibu Raveena memberikan donasi supply makanan cair dan juga diapers untuk Dafa dan Hiro.

Selanjutnya, kami menemani kak Zoya untuk bertemu adik-adik yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Kak Zoya hadir untuk mengajak adik-adik bermain, membaca buku cerita, berbagi alat gambar dan juga memberikan donasi uang tunai untuk para pasien. Tak lupa, donasi stroller juga diberikan untuk Mikeyla, pasien Neuroblastoma.

Donasi berupa snack bayi juga diberikan oleh Ibu Hani untuk para pasien dan juga donasi berupa 2 pak diapers dan Rp. 300.000,- dari kak Rhegina telah disampaikan untuk Khaylila, pasien Retinoblastoma dari Depok.

Terima kasih para donatur atas kebaikannya yang sungguh berarti bagi para pasien dan orangtua. Semoga kemudahan kan senantiasa membersamai mereka semua. Sehat dan sukses selalu!

--------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
--------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Senin, 01 Juni, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Sepanjang bulan Mei ini, kami menyampaikan amanah donasi dari Ibu Intan dan teman-teman kepada para pasien yang membutuhkan. Donasi yang ada diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar pasien selama mereka menjalani proses pengobatan yang ada.

Donasi telah diberikan kepada:

1. Rp. 250.000,- untuk Nispiya, pasien SLE dari Jakarta
2. Rp. 250.000,- untuk Siti, pasien Gagal Ginjal dari Tangerang
3. Rp. 250.000,- untuk Romi, pasien Leukemia dari Tangerang
4. Rp. 400.000,- untuk Lala, pasien Rhabdomyosarcoma dari Bekasi
5. 1 tabung oksigen untuk Alfi, pasien Gagal Ginjal dari Bogor
6. 3 supply makanan cair dan 1 pak diapers untuk Aliya, pasien Epilepsi dan Pneumonia dari Jakarta
7. 1 tabung oksigen untuk Naisya, pasien Cyttorak Bilateral dari Bogor
8. 1 tabung oksigen, 2 pak diapers dan 1 underpad untuk Jaenul, pasien Leukemia dari Bekasi
9. 4 pak diapers untuk Nazwan, Kanker Hati dari Banten
10. 4 pak diapes untuk Maiisi yang kini dalam penegakan diagnosa
11. 1 alat tensi untuk Pita, pasien SLE dari Jakarta
12. 1 kursi roda 3in1 untuk Ayu, pasien Paraparese LMN dari Serang
13. 1 kursi roda traveling, susu dan vitamin untuk Syarka, pasien Kelainan Jantung Bawaan dari Jakarta
14. @3 pak diapers untuk:
- Fazlu, pasien Microsepaly
- Haibah, pasien Goldenhar Syndrome
- Andien, pasien Hydrocepallus
- Adhitama, pasien Atresia Bilier

Terima kasih ibu Intan dan teman-teman atas donasinya yang berarti para pejuang cilik. Semoga semangat kan selalu menyertai mereka semua. Sehat dan sukses selalu!

----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Minggu, 31 Mei, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Niat baik yang ada akan selalu menemukan jalan baiknya pula untuk diwujudkan dalam aksi nyata. Di hari baik seperti Hari Idul Adha kemarin kami menemani Bu Nadia beserta keluarga untuk berbagi bersama 51 pasien.

Kami mengundang para pasien dan orangtua hadir dalam acara berbagi kemarin. Donasi yang ada diberikan dalam bentuk susu, diapers, alat kesehatan dan juga uang tunai. Donasi yang diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan dasar pasien.

Hari itu sungguh menjadi hari yang bermakna bagi kami semua. Hari di mana kami sadar bahwa memang pertolongan datang di waktu yang tepat. Di waktu kita berada pada titik kepasrahan, jawaban atas segala kerisauan pun datang.

Hari itu bersama relawan yang hadir kami bisa melihat bagaimana sungguh rasa syukur tak hentinya terucap dari pasien dan juga orangtua yang mendampingi. Kami juga melihat senyum-senyum dari pejuang cilik. Mereka menunjukan bahwa mereka masih terus semangat untuk menjalani setiap proses perjuangan yang ada.

Terima kasih kami ucapkan kepada Ibu Nadia atas kehadirannya yang sungguh berarti bagi para pasien yang membutuhkan. Terima kasih atas kepercayaannya kepada kami untuk menyalurkan donasi yang ada. Terima kasih juga untuk para relawan yang hadir sehingga acara yang ada dapat terlaksana dengan baik. Semoga kita semua kan senantiasa diberi kesehatan selalu. Sampai jumpa lagi di lain kesempatan!

---------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Load more

Kisah Kami

“Selain secara pribadi memberikan dukungan moral, Komunitas Taufan juga membantu keluarga pasien memenuhi berbagai pengeluaran tambahan yang diperlukan ketika merawat anak di rumah sakit, seperti ongkos transportasi, susu, popok dan lainnya. Itu yang tidak dijamin oleh BPJS, dan dari pengalaman pribadi saya, kebutuhan seperti itu harus dipenuhi dan seringkali paling dibutuhkan.”

Sumber: Komunitas Taufan: A Pillar of Support to Sick Children (Jakarta Globe, Januari 2014)

“Istilahnya, pasien butuh hiburan, orang tua pasien butuh pundak untuk bersandar… Kalau anaknya sudah bertahun-tahun (menjalani pengobatan kanker di RSCM), kami memanggilnya profesor. Kalau baru beberapa bulan, kami memanggilnya pak atau bu lurah… Kami kadang bercanda dan tertawa di siang hari. Tapi, di malam hari, yang terdengar adalah suara isak tangis (para orang tua).”

Sumber: Tak Ingin Nasib Anak-Anak Itu seperti Buah Hatinya (Jawa Pos, Oktober 2014)

“Pasien baru biasanya dapat support banyak dari keluarga dan teman-teman pada awal-awal. Namun satu-dua bulan kemudian, dukungan mulai mengendur. Itu juga yang saya alami… Orang tua yang harus kuat agar anak yang sakit juga bisa kuat.”

Sumber: Solidaritas untuk Meringankan Beban (Kompas, Maret 2015)

Kata Mereka