A community of volunteers for children with cancer and high-risk illnesses.
Together we can lighten each other’s burden and share some joy.

Latest Activities

English translation available upon clicking “Selengkapnya (see more)”.

Sunday, 22 April, 2018

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Sabtu, 7 April 2018 kemarin, adalah salah satu hari yang membahagiakan. Untuk ketiga kalinya, kami mengadakan Briefing Akbar Relawan Komunitas Taufan. Untuk Batch 2018 ini, kami mengadakannya di Studio 35, Condet, Jakarta Timur.

Briefing Akbar dihadiri oleh relawan baru yang berasal dari berbagai kota di Jabodetabek. Setelah sebelumnya mendaftar melalui indorelawan.org, mereka pun mengikuti proses seleksi interview sampai akhirnya sampai pada tahap Briefing Akbar.

Kegiatan diisi dengan sambutan dari Founder Komunitas Taufan, yaitu Ibu Yeni Dewi Mulyaningsih atau yang juga dikenal sebagai Mama Taufan. Tak lupa juga memperkenalkan relawan inti di tahun 2018, dan menjelaskan berbagai kegiatan yang berlangsung di Komunitas Taufan selama ini.

Satu hal yang spesial di tahun ini adalah kami kedatangan salah satu Dokter Spesialis Anak, yaitu Dr. Dimas Dwi Saputro. Beliau menyampaikan begitu banyak materi tentang pengenalan kanker pada anak, bagaimana menangani dan juga menghadapi kanker pada anak.

Dokter Dimas juga memberikan tips psikologi orangtua dengan anak penderita kanker; bagaimana kita bisa mendampingi mereka pada fase-fase berbeda yang harus mereka lalui. Cara penyampaian yang sangat mudah dimengerti dan juga gaya bicara yang hangat membuat suasana menimba ilmu semakin menyenangkan.

Setelahnya para relawan juga mengikuti berbagai games yang telah dipersiapkan. Games yang ada bertujuan untuk semakin mengenal satu sama lain, juga untuk memberikan ruang kepada relawan baru untuk lebih mengenal kegiatan yang akan mereka jalankan nantinya di Komunitas Taufan.

Briefing Akbar yang berjalan sejak pagi hingga menjelang sore pun berjalan lancar. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Dr. Dimas Dwi Saputro yang telah begitu baik untuk datang dan memberikan bekal ilmu kepada kami semua. Semoga dokter diberikan kesehatan dan kesuksesan selalu!

Dan, selamat datang untuk semua relawan Batch 2018. Bersama, kita bisa saling meringankan beban dan berbagi keceriaan. Semoga kita semua akan bisa menebar kebaikan lebih luas, menghibur lebih banyak pasien dampingan, dan memberikan semangat yang lebih kuat kepada para pejuang cilik!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------------------------

Sahabat Taufan,

Last Saturday, 7th April 2018, was one of the happiest moment in Yayasan Komunitas Taufan, as it was the 3rd time we had Great Briefing for our new volunteer family. For Batch 2018 thw briefing was held at Studio 35, Condet, East Jakarta.

The Briefing was attended by 84 chosen volunteers from 131 volunteers application. They come from all over the place in Jabodetabek area. After applying to indorelawan.org, they went to interview process, and finally chosen to be our new family members.

The Briefing started by warm speech from Founder of Komunitas Taufan, Ibu Yeni Dewi Mulyaningsih or also known as Mama Taufan. We also introduced our Coordinator Team of Batch 2017, introduction to childhood cancer, and practicing visit activities to prepare for one year ahead.

Our guest of honor, Pediatrician, Dr. Dimas Dwi Saputro, shared little knowledge to us on childhood cancer, how to deal with it, also how and when to cheer patients and parents during their long battle against cancer.

Dr. Dimas gave psychological tips on stages of parents emotional phase during cancer treatment. How to accompany parents during their hard times but also to keep distance when they are not ready to be helped psychologically. Dr. Dimas’ explanation is very brief and easy for everybody to understand.

Thank you to Dr. Dimas Dwi Saputro, and volunteers who prepared the briefing to be successful. Welcome to volunteers Batch 2018. Together we can help spread more kindness and love to more patients.

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org/en
---------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Sunday, 22 April, 2018

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Di awal April yang lalu, tepatnya pada Hari Jumat, tanggal 6 April 2018, Kak Syavina melakukan kunjungan #SupportVisit mengunjungi pasien yang tengah menjalani rawat inap di rumah sakit.

Kak Syavina menyalurkan amanah dari donatur #Gerakan1000Diapers kepada para pasien. Tak lupa juga menyampaikan donasi kepada pasien sebagai berikut:

1. Rp. 300.000 untuk Fadila Oktavia, pasien Leukemia dari Lampung
2. Rp. 300.000 untuk Ichan Alex, pasien Leukemia dari Lampung
3. Rp. 300.000 untuk Marfel Satria, pasien Leukemia dari Lampung
4. Rp. 300.000 untuk Faisal Jaya, pasien Limfoma dari Jakarta
5. Rp. 300.000 untuk Riski, pasien Tumor dari Jakarta
6. Rp. 300.000 untuk Evan Khairul, pasien Leukemia dari Jakarta
7. Rp. 300.000 untuk Desicha, pasien Neuroblastoma dari Bangka Selatan
8. Rp. 300.000 untuk Fadil, pasien Retinoblastoma dari Bogor

Di tempat lain, kami juga mengunjungi Balqis, pasien Disorder Of Speech and Language di bilangan Bekasi. Mengajaknya bermain dan juga menyampaikan donasi sebesar Rp. 300.000,-

Terima kasih kepada donatur dari #Gerakan1000Diapers yang telah memenuhi kebutuhan dasar pasien. Dan juga untuk donatur dari kampanye online #UltahClaudiaUntukNaya yang kehadirannya telah membantu lebih banyak adik-adik pasien pejuang kanker dan penyakit beresiko tinggi lainnya. Sukses selalu!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------------------------

Sahabat Taufan,

Friday, 6th April 2018, Kak Syavina went on a #SupportVisit to visit patient at hospital.

Kak Syavina delivered donation from donors of online campaign #Gerakan1000Diapers to patients. And delivered donation to patients as below:

1. Rp. 300.000 for Fadila Oktavia, Leukemia patient from Lampung
2. Rp. 300.000 for Ichan Alex, Leukemia patient from Lampung
3. Rp. 300.000 for Marfel Satria, Leukemia patient from Lampung
4. Rp. 300.000 for Faisal Jaya, Limphoma patient from Jakarta
5. Rp. 300.000 for Riski, Tumor patient from Jakarta
6. Rp. 300.000 for Evan Khairul, Leukemia patient from Jakarta
7. Rp. 300.000 for Desicha, Neuroblastoma patient from Bangka Selatan
8. Rp. 300.000 for Fadil, Retinoblastoma patient from Bogor

In other place, we also visited Balqis, Disorder Of Speech and Language patient at Bekasi. Played together with her and delivered donation with the amount of Rp. 300.000,-

Thank you to all donors of online campaign #Gerakan1000Diapers who helped to fulfill patient’s basic needs. Thank you to donors of online campaign #UltahClaudiaUntukNaya whose donation has helped many patients of cancer and patient’s with heavy risk as well. God blesses you!

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org/en
---------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Tuesday, 17 April, 2018

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Perkenalkan Elia, salah satu pasien dampingan Yayasan Komunitas Taufan. Elia adalah gadis yang kuat dalam berjuang melawan sakit Kelainan Pembuluh Darah (AVM) yang diderita sejak lahir hingga usianya kini beranjak 15 tahun.

Gejala awal Elia adalah lidah dan bibirnya membiru dan semakin lama semakin membesar. Terdapat banyak benjolan juga yang tumbuh disekitar tubuh Elia. Beragam proses pengobatan dan perawatan telah Elia lewati. Banyaknya operasi harus Elia jalani sampai yang terakhir adalah pada tanggal 12 April yang lalu.

Elia harus menjalani operasi untuk pengangkatan benjolan pada punggung sebelah kiri yang menganggu pernafasannya di salah satu rumah sakit di Bekasi. Operasi yang ada berjalan lancar, namun tidak lama setelah operasi, kondisi Elia menurun.

Kadar Hemoglobin (Hb) dan Trombosit anjlok, transfusi sudah dilakukan dengan dua kantong darah merah dan sepuluh kantong darah putih. Harapannya setelah transfusi keadaan Elia semakin membaik, namun ternyata belum mencapai yang di harapkan. Kondisi Elia semakin menurun.

Saat ini sedang dilakukan diskusi kasus untuk menentukan penanganan selanjutnya yang tepat untuk Elia.

Keadaan pasca operasi ini membuat psikis Elia pun sangat menurun. Elia yang kami kenal adalah anak yang kuat dan memiliki harapan yang tinggi untuk sembuh. Namun kini Elia terlihat sangat sedih, terpukul, dan juga merasa lelah dalam merasakan sakit yang ada selama ini.

Dengan kondisi Elia yang sedang menurun saat ini, kami ingin menunjukan kepada Elia bahwa ia tidak sendirian. Kami ingin mengajak teman-teman semua untuk memberikan semangat doa dan supportnya untuk Elia.

Teman-teman bisa memberikan semangat dan dukungan untuk Elia dengan cara:

1. Foto atau buat video diri kamu dengan tulisan #EliaKamuBisa
2. Kirimkan foto/video tersebut via email ke : dokumentasi@komunitastaufan.org dengan subject #EliaKamuBisa
3. Kamu juga bisa memposting campaign ini di akun sosial media kamu, dan mengajak sebanyak-banyaknya temanmu untuk ikut menyemangati Elia. Jangan lupa untuk mention/tag @komunitastaufan ya
4. Foto atau video kamu ditunggu sampai tanggal 24 April 2018. Nantinya kami akan mengumpulkan foto atau video kalian dan menjadikannya kompilasi video untuk menyemangati Elia.

Sebelumnya terima kasih kami ucapkan. Tolong bantu sebarkan ya, sehingga nantinya akan banyak yang memberikan semangat dan doa untuk Elia.

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Sahabat Taufan, 

Perkenalkan Elia, salah satu pasien dampingan Yayasan Komunitas Taufan. Elia adalah gadis yang kuat dalam berjuang melawan sakit Kelainan Pembuluh Darah (AVM) yang diderita sejak lahir hingga usianya kini beranjak 15 tahun. 

Gejala awal Elia adalah lidah dan bibirnya membiru dan semakin lama semakin membesar. Terdapat banyak benjolan juga yang tumbuh disekitar tubuh Elia. Beragam proses pengobatan dan perawatan telah Elia lewati. Banyaknya operasi harus Elia jalani sampai yang terakhir adalah pada tanggal 12 April yang lalu. 

Elia harus menjalani operasi untuk pengangkatan benjolan pada punggung sebelah kiri  yang menganggu pernafasannya di salah satu rumah sakit di Bekasi. Operasi yang ada berjalan lancar, namun tidak lama setelah operasi, kondisi Elia menurun. 

Kadar Hemoglobin (Hb) dan Trombosit anjlok, transfusi sudah dilakukan dengan dua kantong darah merah dan sepuluh kantong darah putih. Harapannya setelah transfusi keadaan Elia semakin membaik, namun ternyata belum mencapai yang di harapkan. Kondisi Elia semakin menurun. 

Saat ini sedang dilakukan diskusi kasus untuk menentukan penanganan selanjutnya yang tepat untuk Elia. 

Keadaan pasca operasi ini membuat psikis Elia pun sangat menurun. Elia yang kami kenal adalah anak yang kuat dan memiliki harapan yang tinggi untuk sembuh. Namun kini Elia terlihat sangat sedih, terpukul, dan juga merasa lelah dalam merasakan sakit yang ada selama ini. 

Dengan kondisi Elia yang sedang menurun saat ini, kami ingin menunjukan kepada Elia bahwa ia tidak sendirian. Kami ingin mengajak teman-teman semua untuk memberikan semangat doa dan supportnya untuk Elia. 

Teman-teman bisa memberikan semangat dan dukungan untuk Elia dengan cara:

1. Foto atau buat video diri kamu dengan tulisan #EliaKamuBisa 
2. Kirimkan foto/video tersebut via email ke : dokumentasi@komunitastaufan.org  dengan subject #EliaKamuBisa
3. Kamu juga bisa memposting campaign ini di akun sosial media kamu, dan mengajak sebanyak-banyaknya temanmu untuk ikut menyemangati Elia. Jangan lupa untuk mention/tag @komunitastaufan ya
4. Foto atau video kamu ditunggu sampai tanggal 24 April 2018. Nantinya kami akan mengumpulkan foto atau video kalian dan menjadikannya kompilasi video untuk menyemangati Elia.

Sebelumnya terima kasih kami ucapkan. Tolong bantu sebarkan ya, sehingga nantinya akan banyak yang memberikan semangat dan doa untuk Elia.

---------------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
---------------------------------------------------------------
Load more

Our Story

“Aside from providing personal moral support, Komunitas Taufan also helps patient’s families with additional expenses needed when caring for their children in the hospital, such as transportation costs, milk, diapers, etc. These are not covered by BPJS (government insurance scheme) and from my personal experience, often are needed most and must be made available.”

Source: Komunitas Taufan: A Pillar of Support to Sick Children (Jakarta Globe, January 2014)

“Patients need to be entertained an their parents need a shoulder to lean on… When the child has undergone years of treatment, we call them Professor. If only for a few monhs, we call them Chief (of the district)… During the day, we often joked around and laughed, but in the evening, you hear the parent cries…”

Source: Not Wanting Those Children to Suffer the Fate of Her Child (Jawa Pos, October 2014)

“New patients usually receive a lot of support from relatives and friends in the beginning. But after a month or two, the amount of support dwindles. That was also what I experienced… The parents must be strong so their child can also be strong.”

Source: Solidarity to Lighten the Burden (Kompas, March 2015)

What People Say