A community of volunteers for children with cancer and high-risk illnesses.
Together we can lighten each other’s burden and share some joy.

Latest Activities

English translation available upon clicking “Selengkapnya (see more)”.

Comments Box SVG iconsUsed for the like, share, comment, and reaction icons

Thursday, 16 July, 2026

Komunitas Taufan

Kebahagiaan hari ini bermain di Planetarium dan menyaksikan keajaiban science bersama STEAMtechedu.

Terimakasih Mr. Peter, sponsor acara hari ini dan M A M C I S yang mensponsori konsumsi kami semua. Semoga barokah untuk teman2 semua.

📸 Syahiq Harpi
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Sunday, 05 July, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Minggu ceria hari ini, kami bersama kak Taufik dan kak Rosita berkesempatan untuk mengunjungi adik-adik yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Kunjungan sederhana yang sungguh menghadirkan kehangatan bagi kami. Kami hadir bertemu dengan beberapa pasien. Mengajak mereka bermain, mewarnai, mengobrol dan juga memberi semangat dan doa. Haru sekali melihat perjalanan panjang yang mereka harus lalui namun kami yakin dengan perjuangan yang ada, semua bisa terlewati dengan baik.

Setelahnya, kami tak lupa untuk menyampaikan amanah donasi yang ada, yaitu:

@Rp. 250.000 disampaikan untuk:

1. Asfaq, pasien Hepatoblastoma dari Jambi
2. Citra, pasien Osteosarcoma dari Lampung
3. El Lucky, pasien Leukemia dari Jakarta
4. Gressya, pasien Leukemia dari Bogor
5. Shakila, pasien Retinoblastoma dari Serang
6. Ananda, pasien Retinoblastoma dari Depok
7. Aldimar, pasien Osteosarcoma dari Bogor
8. Ghafi, pasien Leukemia dari Jakarta

Lalu donasi @Rp. 350.000 disampaikan untuk:

1. Erina, pasien Leukemia dari Jakarta
2. Arabella, pasien Leukemia dari Jakarta

Terima kasih kak Taufik dan kak Rosita telah meluangkan waktunya hari ini untuk bermain bersama para pasien. Terima kasih para donatur baik atas dukungannya yang sungguh berarti bagi pasien dan juga orangtua yang mendampingi. Semoga kebaikan kan terus mengalir bagi kita semua. Sukses dan sehat selalu!

----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Wednesday, 01 July, 2026

Komunitas Taufan

Sahabat Taufan,

Langkah kecil yang dilakukan hari ini, semoga bisa pembuka jalan kebaikan-kebaikan yang bisa mengantarkan kita pada keberkahan. Terima kasih untuk para donatur yang telah membersamai perjuangan para pasien.

Donasi dari Ibu Raveena kami sampaikan untuk:

1. 1 supply makanan cair untuk Zayn, pasien Microsefali dari Bogor
2. 1 alat suction untuk Qiana, pasien Microsefali dari Bogor
3. 60 tablet sirolimus untuk Rakha, pasien Tumor Pipi dari Bekasi
4. Walker, Kruk, 2 supply makanan cair dan Rp. 100.000,- untuk Mega, pasien Osteosarcoma dari Bekasi

Selanjutnya donasi dalam bentuk cookies dari Ibu Raveena dan nasi bakar dari Mamcis juga telah kami sampaikan untuk para pendamping pasien.

Tak lupa, donasi dari para donatur sebesar Rp.1.650.000,- yang digunakan untuk biaya ambulance diberikan untuk Sri, pasien Hematochezia dari Sumatera Utara

Terima kasih Ibu Raveena, Mamcis dan para donatur lainnya atas donasi yang sangat bermanfaat. Sukses dan sehat selalu!

----------------------------------------------------------
www.KomunitasTaufan.org
----------------------------------------------------------
... Selengkapnya (see more)Ringkaskan (see less)

Load more

Our Story

“Aside from providing personal moral support, Komunitas Taufan also helps patient’s families with additional expenses needed when caring for their children in the hospital, such as transportation costs, milk, diapers, etc. These are not covered by BPJS (government insurance scheme) and from my personal experience, often are needed most and must be made available.”

Source: Komunitas Taufan: A Pillar of Support to Sick Children (Jakarta Globe, January 2014)

“Patients need to be entertained an their parents need a shoulder to lean on… When the child has undergone years of treatment, we call them Professor. If only for a few monhs, we call them Chief (of the district)… During the day, we often joked around and laughed, but in the evening, you hear the parent cries…”

Source: Not Wanting Those Children to Suffer the Fate of Her Child (Jawa Pos, October 2014)

“New patients usually receive a lot of support from relatives and friends in the beginning. But after a month or two, the amount of support dwindles. That was also what I experienced… The parents must be strong so their child can also be strong.”

Source: Solidarity to Lighten the Burden (Kompas, March 2015)

What People Say